Dukung UB Kediri Seratus Persen, DPRD Kediri Janji Gelontorkan Dana

Infokampus.news, Malang –  Ketua Tim Panitia Khusus (PANSUS) DPRD Kota Kediri terkait masalah UB Kampus 3, Reza Darmawan akhirnya menemui massa Aksi Bela Kampus yang di inisiasi Aliansi BEM Se-UB. Dalam klarifikasinya, Reza mengatakan bahwa pihak DPRD mendukung seratus persrn tentang pembangunan kampus 3 UB Kediri. Hal tersebut di buktikan dengan beberapa proyek pembangunan kampus UB 3 pada tahun 2016.

Baca Juga :

“Sikap DPRD adalah mendukung seratus persen pembangunan UB di Kediri. Pada tahun 2016 bahkan DPRD sudah menyiapkan lahan sebesar 24 hektar untuk UB Kediri,” Ungkap Reza.

Belum Memenuhi Syarat Administrasi, DPRD Batal Turunkan Dana Untuk UB Kediri

Selain itu , Reza juga mengaku DPRD sudah menyiapkan dana sebesar 35 milyar untuk pembangunan UB untuk tahun 2017 nanti. Namun sayangnya, dirinya membeberkan bahwa pihak UB tidak dapat memenuhi syarat-syarat administrasi yang diajukan. Sehingga, DPRD akhirnya membatalkan dana yang sudah disiapkan tersebut. Namun dirinya juga berjanji akan menggelontorkan dana 35 milyar tersenut pada pertengahan 2017, tetapi dengan syarat UB sudah memenuhi persyaratan administratifnya.

“Kami berjanji pada tengah tahun nanti akan menggelontorkan dana tersebut. Dan kami harap pihak UB bisa menyelesaikan permasalahan administratifnya agar dana 35 milyar tersebut bisa kami gelontorkan,” Papar Reza.

UB KEDIRI ILEGAL? Ketua TIM PANSUS : ITU HANYA FRAMMING MEDIA SAJA

Terakhir, Reza juga sangat menyayangkan adanya pembelokan kata yang dilakukan media sehingga tersebar isu bahwa DPRD memberikan peryntaan bahwa UB Kediri Ilegal. Padahal menurutnya pernyataan tersebut tidak pernah dilontarkan oleh pihak DPRD.

“Saya tegaskan bahwa DPRD tidak pernah menyatakan bahwa UB Kediri adalah ilegal. Saya sngat menyayangkan bahwa pemberitaan media menyebabkan adanya miskomunikasi antar DPRD dengan pihak mahasiswa seperti ini,” jelas Reza.

PRESIDEN EKM UB : KAWAL TERIS SAMPAI MASALAH SELESAI

Presiden Eksekutif Keluarga Mahasiswa, Cahya Chaqiqi menegaskan bahwa statement yang disampaikan oleh Ketua tim pansus tersebut haruslah dikawal agar pihak DPRD tidak kembali lupa dalam memberikan respon terkait kampus 3.

“Haruslah terus kita kawal, jangan sampai pernyataan tersebut hanya berupa janji manis belaka. Dan jangan lagi ada statement ilegal lagi yang berkembang terkait dengan kampus UB kediri,” ungkapnya.

Selain itu, cahya juga menginformasikan bahwa akan ada pertemuan lanjutan pada tanggal 17-18 nanti yang dihadiri oleh rektor, kemenristekdikti, walikota Kediri. Dirinya juga berharap DPRD harus lah haidr dalam pertemuan di kota Malang tersebut agar semua masalah terkait UB Kediri menjadi terang.

Penulis : Ucha Julistian

Foto : Ucha – Infokampus.news

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ratusan Mahasiswa UB Gelar Aksi Bela Kampus di DPRD Kota Kediri

Aliansi BEM dan EKM, serta seluruh Mahasiswa Universitas Brawijaya Kediri dan Malang, hari ini (10/12) melakukan Aksi Bela Kampus yang...

Close