10 Prodi Favorit Universitas Brawijaya di SNMPTN 2019

Infokampus.news – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) resmi ditutup kemarin malam (19/2) pukul 22.00 wib.

Para calon mahasiswa ini sangat antusias mengikuti alur pendaftaran hingga proses finalisasi, meskipun masih menemui beberapa kendala terkait pelaksanaan SNMPTN 2019 ini.

Dari semua perguruan tinggi di Indonesia, Universitas Brawijaya masih menjadi daya tarik sendiri untuk para calon mahasiswa. untuk itu, berikut ini tim infokampus sampaikan 10 besar pendaftar di Universitas Brawijaya Malang

Pertama yakni Agroekoteknologi,  jumlah calon mahasiswa sebanyak 1830 siswa dengan jumlah daya tampung 234 mahasiswa. kedua diraih oleh pendidikan dokter dengan 1.704 peminat sementara itu daya tampung untuk SNMPTN sebanyak 75 orang.

Ketiga yakni manajemen dengan jumlah total 1626 siswa sementara daya tampung hanya 84 siswa. ke-empat, agribisnis dengan total sebanyak 1503 dan daya tampung sebanyak 126 siswa. urutan ke-lima yakni farmasi dengan jumlah total 1.487 siswa sementara daya tampung hanya 36 orang.

Selanjutnya untuk urutan ke-enam diraih oleh soshum dengan ilmu hukum sebanyak 1284 dengan jumlah daya tampung 195 siswa. urutan ke-tujuh diraih oleh ilmu administrasi bisnis dengan 1267 mahasiswa dengan daya tampung sebanyak 117 siswa. Urutan ke-delapan diraih oleh Akuntansi dengan peraihan total sebanyak 1.228 pendaftar sementara daya tampung sebanyak 84 siswa.

Terakhir, urutan ke-sembilan diperoleh oleh gizi kesehatan dan ilmu gizi sebanyak 1193 dengan daya tampung 36 siswa, dan di urutan ke-sepuluh diperoleh teknik industri sebanyak 1185 dengan jumlah daya tampung 60.

10 besar pendaftar SNMPTN di Universitas Brawijaya diperoleh per 19 Februari 2019 pukul 22.00 wib dengan jumlah total semua pendaftar yakni 43.257 calon mahasiswa.

Perlu sobat FoKus ketahui, Pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 harus mempertimbangkan matang pilihan jurusan kuliah di perguruan tinggi Negeri. Pasalnya, untuk tahun ini jika kamu lolos seleksi namun tidak diambil, akan mendapat sanksi.

Aturan masuk Perguruan Tinggi Negeri pada tahun 2019 ini hanya peserta yang tidak lolos SNMPTN bisa ikut ujian tertulis SBMPTN, atau kesempatan pamungkas lewat jalur seleksi mandiri.

Namun jika kamu sudah lolos SNMPTN atau SBMPTN, peserta dilarang ikut seleksi Mandiri meski dengan berbagai alasan, misalnya tidak sesuai pilihan atau memang karena ikut  – ikut teman.

Tidak berhenti disitu, hukuman ini juga dijatuhkan pada sekolah asalnya. sekolah yang terbukti melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN pada tahun berikutnya. siswa yang dinyatakan lulus SNMPTN dan terbukti melakukan kecurangan pun akan dibatalkan status kelulusannya.  (Jul)

Leave a Reply

Your email address will not be published.