10 Tim Pengairan Se Indonesia Incar Gelar Juara Kompetisi KBAI 2017

Infokampus.news, Malang – Jurusan Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) menyelenggarakan Kompetisi  Bangunan Air Indonesia 2017 (KBAI 2017) sejak tanggal 1 hingga 4 Mei 2017 nanti. Kompetisi bangunan air terbesar di Indonesia ini sendiri diikuti oleh peserta dari seluruh kampus di Indonesia. Dari proses penyeleksian yang sudah dilaksanakan oleh tim panitia KBAI 2017, terpilih 10 tim yang mewakili nama kampusnya masing-masing. 10 Tim Terpilih sebagai finalis antara lain: Institut Teknologi Bandung (Kuya Envi), Universitas Brawijaya (Punggawa 64), Universitas Negeri Malang (Spider Excavator), Politeknik Negeri Bandung (Nadindra Dewa), Institut Teknologi Nasional Bandung (Diadikasia), Institut Teknologi Bandung (Amreta Naraya), Universitas Gajah Mada (Tim A), Universitas Pakuan Bogor (Tim Uncal), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Creat10N), Universitas Indonesia (Ayuthaya).

Tanggal 4 Mei 2017, Juara KBAI 2017 Diumumkan

Kesepuluh tim dari masing-masing Universitas kenamaan di Indonesia ini pun akan melakukan presentasi di depan para juri terkait produk bangunan air yang akan mereka presentasikan. Ketua Pelaksana KBAI 2017, Dwi Mahenra menjelaskan, pada penutupan acara dan gala dinner pada Kamis, 4 Mei 2017 nanti akan diumumkan siapa-siapa saja tim yang berhasil menggondol predikat juara.

“Nanti pada tanggal 4 Mei akan ada gala dinner serta pengumuman bagi siapa siapa saja yang memperoleh predikat juara. Selama presentasi pun ke semua tim saya rasa punya peluang yang sama untuk menjadi juara,” paparnya.

Kegiatan KBAI 2017 Sejalan Dengan Semangat Program 100-0-100

Sebelumnya, Saat memberikan sambutan Dekan Fakultas Teknik UB Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT mengungkapkan apresiasi detinggi tingginya apada penyelenggaraan KBAI 2017 ini. Menurutnya, Penyelenggaraan KBAI selaras dengan program pemerintah yaitu  “100-0-100″.

“Program ini mencakup 100% akses terhadap air minum, 0% area kumuh, dan 100% akses terhadap sanitasi yang layak. Nah semoga di kegiatan ini dapat memunculkan suatu solusi-solusi dan inovasi bagi pembangunan kota maupun nasional di bidang pengairan,” Ungkapnya.

Jalin Kekompakan, KBAI 2017 Ajak Para Mahasiswa Ke Jodipan

Pada kegiatan hari ini sendiri para peserta diajak oleh panitia untuk berwisata edukasi di kampung wisata Jodipan. Menurut Mahenra, dalam kegiatan ini selain mengenalkan salah satu ikon wisata Kota Malang juga sebagai bentuk kegiatan perekatan agar para mahasiswa pengairan di berbagai kampus di Indonesia makin kompak dan solid.

“Esensi lain dari kegiatan KBAI ini juga jadi ajang berkumpul para mahasiswa pengairan di Indonesia agar nantinya bisa bareng-bareng mencari solusi terhadap masalah pengairan di Indonesia,” Ujarnya. (uch)

 

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Membaca Peluang Kerja Remote Sejak Awal Kuliah

Dalam rangka memperkenalkan dunia kerja sejak dini, P2KM/Kemahasiswaan STIKI Malang menyelenggarakan seminar dengan mengangkat tema Peluang Kerja Remote sejak Awal...

Close