20 Persen Sekolah Masih UN Menggunakan Kertas

Infokampus.news – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017 tak bisa diselenggarakan 100 persen. Untuk beberapa sekolah yang tak memiliki infratruktur memadai, UN akan diselenggarakan secara manual menggunakan kertas dan pensil. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memperkirakan ada sekitar 20 persen sekolah yang tak bisa menggelar UNBK.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah tetap memilih UNBK dengan pertimbangan untuk menekan kemungkinan kecurangan. Selain itu, secara teknis, mayoritas sekolah di berbagai daerah, terutama Pulau Jawa juga sudah menyiapkan sekolahnya untuk menggelar UNBK.

Muhadjir mengatakan, 20 persen sekolah yang tak bisa menggelar UNBK berada di daerah pedalaman pulau terluar, terpencil dan tertinggal. Menurut dia, agar penyelenggaraan UNBK minimal bisa dilakukan di 80 persen sekolah, pada akhir Januari sekarang Kemendikbud akan mengadakan 40.000 unit komputer.

“Kami juga meminta daerah untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada. Sekolah yang tidak memiliki komputer, bisa menumpang di sekolah lain. Atau bisa bekerja sama dengan perguruan tinggi,” ujar Muhadjir di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat, 6 Januari 2017.

Adapun Kepala Pusat Penelitian dan Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Nizam menyatakan, tender pencetakan soal untuk sekitar 20 persen sekolah yang tak mampu menggelar UNBK akan dibuka setelah 15 Januari 2017. Saat ini Kemendikbud masih menunggu laporan dari setiap dinas provinsi terkait data terbaru sekolah yang tahun ini bisa menggelar UNBK. (FAM)

 

Sumber: Okezone

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fasilitas Memadai, Seluruh Sekolah di Pulau Jawa Siap Laksanakan UNBK

Seluruh sekolah di Pulau Jawa sudah bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) karena terdapat fasilitas yang mencukupi.

Close