3 Juta Siswa Siap Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun Ini

Infokampus.news – Ujian Nasional Berbasis Komputer atau yang biasa disebut dengan UNBK merupakan sistem ujian yang tidak lagi menggunakan kertas dan pensil dalam pelaksanaan UN. Peran keduanya digantikan dengan komputer yang saling terhubung melalui sebuah jaringan internet ke server pusat UN. Untuk itu dalam pelaksanaan UNBK dibutuhkan fasilitas yang memadai seperti komputer dan pasokan internet yang cukup.

Pemerintah akan melaksanakan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pada 2017 mendatang. Adapun penyelenggaraan UN akan berlangsung pada April hingga Mei 2017. Pemerintah daerah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memprioritaskan pelaksaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemdikbud Totok Supriyanto menyatakan, hingga Januari 2017 sudah 3.110.227 peserta terdaftar akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer.

“Ini meningkat dari periode yang sama pada bulan 2016 baru terdaftar 921.862 peseta,” ujar Totok dalam siaran persnya, Selasa (31/1/2017).

Totok mengatakan, sebanyak 90 persen SMK merupakan pelaksana UNBK. Sementara itu untuk SMA baru 61 persen. Peningkatan ini dikarenakan banyaknya sekolah yang memutuskan untuk mengikuti UNBK di sekolah yang sudah memiliki fasilitas komputer.

Totok menambahkan, pelaksanaan UNBK terbukti efektif menekan tingkat kecurangan dan kebocoran soal. Selain itu penghematan anggaran juga berhasil dilakukan dengan metode ini.

“Karena tidak mencetak soal tentu dari sisi anggaran sangat menghemat. Ujian nasional berbasis kertas dan pencil kalau dihitung anggaranya besar sekali mencakup distribusi dan logistik soal ujian,” tegasnya. (FAM)

 

Sumber: Republika

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kuota Jalur SBMPTN Lebih Banyak, Persaingan Masuk UNS Makin Ketat

Panitia pusat menentukan kuota penerimaan, masing-masing minimal 30 persen untuk jalur SNMPTN, minimal 30 persen untuk kuota jalur SBMPTN.

Close