4 Hal yang dilakukan Universitas Indonesia Guna antisipasi Covid-19

INFOKAMPUS.NEWS – Universitas Indonesia menerbitkan surat edaran Nomor: SE-703/UN2.R/OTL.09/2020 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan Universitas Indonesia. Salah satu kebijakan yang disampaikan dalam surat edaran itu adalah mengubah kuliah tatap muka menjadi kuliah Jarak Jauh.

perubahan kuliah tatap muka menjadi kuliah jarak jauh di UI ini terhitung sejak Rabu (18/3) hingga berakhirnya semester genap tahun ajaran 2019/2020. untuk itu, para pimpinan Fakultas dan program studi diminta memberikan dukungan yang dibutuhkan para dosen untuk dapat menyelenggarakan PPJ.

Dalam konteks belajar praktik, seperti praktik laboratorium, praktik klinik, praktik di industri dan praktik di berbagai institusi, mahasiswa maupun dosen diminta terlebih dahulu memastikan bahwa tempat praktik tersebut menerapkan upaya pencegahan penularan infeksi Covid-19 akibat virus korona baru. Pimpinan fakultas dan program studi dapat melakukan penjadwalan ulang penyelenggaraan prakti tersebut disesuaikan dengan perkembangan keadaan.

Sementara itu, penyelenggaraan KBM dalam bentuk praktik lapangan di masyarakat seperti kuliah kerja nyata dan praktik belajar lapangan diinstruksikan untuk ditunda atau jadwal ulang atau bahkan digantikan dengan metode pembelajaran lain.

Baca Juga :  15 Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Versi QS WUR Tahun 2022

“Dalam hal praktik lapangan di masyarakat tidak dapat dijadwal ulang dan tidak dapat diganti dengan metode lain, maka penyelenggaraan praktik lapangan di masyarakat harus disertai dengan tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan infeksi Covid-19 yang sebaik mungkin,” kata Rektor UI, Prof Ari Kuncoro

Seiring dengan pengadaan kuliah jarak jauh, pimpinan UI meminta para mahasiswa yang menghuni asrama UI dan rumah-rumah kost di sekitar kampus UI untuk segera mungkin kembali/pulang ke rumah orang tua / keluarga masing-masing. mahasiswa yang oleh karena suatu alasana tidak dapat meninggalkan asrama UI dan rumah kost diminta untuk melaporkan diri kepada kepala Asrama UI dan manajer kemahasiswaan Fakultas dan selanjutnya akan di pantau.

Terkait pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengadian pada masyarakat yang melibatkan pengumpulan data dan aktivitas bersama masyarakat, maka kegiatan tersebut harus benar-benar dilakukan dengan penuh kewaspadaan dan upaya-upaya pencegahan penularan penyakit Covid-19 setinggi mungkin.

Selama masa pandemi infeksi Covid-19, pimpinan UI sangat menganjurkan dosen mahasiswa dan tenaga kependidikan UI untuk tidak datang ke Kampus UI apabila mengalami sakit atau kondisi badan sedang tidak bugar. sejalan dengan larangan ini, pimpinan UI akan emlakukan diskresi tergadap peraturan kepegawaian mengenai kehadiran kerja dan peraturan akademik mengenai kehadiran kuliah.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Website Freelance Indonesia yang Bisa Kamu Coba, Auto Tambah Cuan!

Apabila ada dosen, mahasiswa, atau tenaga kependidikan UI yang mengalami gejala infeksi Covid-19, atau memiliki anggota keluarga serumah yang mengalami gejala-gejala tersebut, maka mereka diminta untuk melaporkan diri pada Sistem Surveilens Covid-19 Universitas Indonesia melalui tautan http://bit.ly/surveilanscoronaFKMUI.

Dalam Surat Edaran tersebut, pimpinan UI juga meminta seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk menunda atau membatalkan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang menimbulkan terjadinya kerumunan banyak orang. Apabila kegiatan-kegiatan itu tidak dapat ditunda atau dibatalkan (misalnya Ujian Seleksi Masuk UI, Uji Kompetensi Nasional, Angkat Sumpah) harus diselenggarakan dengan menerapkan tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan infeksi Covid-19 sebaik mungkin.

“Pimpinan UI melarang semua dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan UI untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk perjalanan ke luar negeri bagi mahasiswa Kelas Khusus Internasional. Pimpinan Fakultas dan Program Studi diminta berkoordinasi dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri untuk mencari penyelesaian yang sebaik-baiknya atas konsekuensi administratif dan akademik dari larangan ini,” ucapnya.

Selain melarang seluruh jajaran universitas ke luar negeri, pimpinan UI juga menganjurkan semua dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan UI untuk tidak melakukan perjalanan di dalam negeri yang tidak penting.

Baca Juga :  7 Peluang Kerja Teknik Nuklir yang Perlu Diketahui!

“Situasi yang kita hadapi memang tidak mudah, tetapi dengan kebersamaan dan kegotongroyongan kita akan mampu melaluinya. Pimpinan UI menghargai dedikasi, curahan pikiran, kerja sama, dan kerja keras berbagai pihak yang dengan sungguh-sungguh memperjuangkan tetap berlangsungnya kegiatan Tri Dharma di UI sambil menjaga keselamatan dan kesehatan dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan UI. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmatNya kepada kita semua,” papar Ari.

Leave a Reply

Your email address will not be published.