5 Fakta Billy Mambrasar, Pemuda Papua yang Dipilih jadi Staf Khusus Presiden RI

INFOKAMPUS.NEWS – Gracia Bill Yosaphat Mambrasar atau Billy Mambrasar, menjadi salah satu pemudal asal Serui, Kepulauan Yapen Papua yang ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menjadi staf khususnya dan telah resmi diumumkan kamis petang (21/11/2019).

Billy mengatakan, ia tak pernah mengira akan menjadi staf khusus presiden. Ia dipanggil kembali ke Indonesia dua hari lalu, saat berada di London, Inggris. Padahal saat itu, ia baru saja mendarat di London untuk mengisi sejumlah acara di negara itu.

“Kami berkomitmen membantu pak presiden dan pemerintah untuk tidak bekerja layaknya rutinitas. kami memunculkan nilai kekinian dan teknologi yang berbeda untuk membuat sistem pemerintahan yang lebih efektif dan efisien,” terang Billy.

Setelah ditunjuk menjadi staf khusus, Billy berkomitmen untuk membangun Indonesia dari Papua, bukan membangun Papua dari Indonesia. Berikut sepak terjang Billy di dunia pendidikan maupun karirnya sebelum menjadi staf khusus Presiden Indonesia.

Billy berasal dari keluarga sederhana di Yapen Papua yang tempat tinggalnya belum dialiri listrik sehingga Billy harus belajar menggunakan pelita dan lampu minyak.

Baca Juga :  Kominfo Larang 11 Data Ini Disebar di Media Sosial

Orang tuanya adalah guru honorer dan penjual kue untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Subuh ibu bikin kue, paginya ibu pergi ke pasar jualan, kami ke sekolah sambil bawa kue untuk dijual,” ujar billy.

Sebagai penjual kue, ia memiliki semangat pantang menyerah dalam menjual dagangannya. pasalnya, jika kue tersebut tidak habis maka tidak bisa dijual kembali keesokan harinya. sisa kue jualan itu, akhirnya dimakannya bersama saudaranya ketimbang basi.

Billy mendapatkan beasiswa pemerintah daerah untuk kuliah di ITB meskipun sempat ditentang orangtuanya karena ketiadaan biaya. namun semangatnya yang tinggi bisa mengatasi kendala tersebut.

“karena saya penjual kue, saya terbiasa tidak mudah menyerah dan membulatkan tekad kuliah ke Jawa. saya ingin kuliah di itb, kampus teknik terbaik. melihat tekad saya, orangtua kemudian berkeliling minta bantuan, mengetuk pintu dinas satu ke dinas lainnya untuk meminta bantuan dana” Kenang Billy dilansir melalui tirto.id.

Saat kuliah, ia kembali berjualan kue, mengamen, maupun menyanyi di kafe dan pernikahan untuk mendapatkan tambahan uang makan dan biaya hidup. selesai kuliah sarjana, Billy mendapatkan pekerjaan di perusahaan minyak dan gas asal Inggris, ia mendapatkan gaji fantastis di perusahan itu.

Baca Juga :  Kampus Unikama Bakal Terima 2000 Mahasiswa Baru di Tahun 2022

ia berhasil menyelesaikan S2 double degree di Australian National University dan Oxford University. serta rencananya billy akan melanjutkan studi S3 di Harvard University.

Di tahun 2019, Billy mendirikan Kitong Bisa, sebuah roganisasi nirlaba yang membantu permasalahan di wilayah Papua. kitong bisa mempunyai arti “kita bisa” dengan kata lain semua anak-anak Papua bisa meraih pendidikan meski berasal dari keluarga miskin.

Saat ini, Kitong bisa melalui usaha sosialnya, mengoperasikan smebilan pusat belajar, dengan 158 relawan dan 1.100 anak. sekitar 20 diantara anak didiknya menempuh ilmu di sejumlah eprgruuan tinggi ternama dunia. lainnya ada yang menjadi pengusaha dan juga bekerja di sejumlah eprusahaan.

“saya melihat kompleksitas pendidikan dan juga akses pendidikan masih menjadi kendala di Papua, oleh karenanya kami fokus dalam pembangunan SDM. hal ini sesuai dengan komitmen Presiden Jokowid alam membangun SDM.” (Edt)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *