Ajak Mahasiswa Baru Untuk Berpikir Kritis, PKK MABA FISIP UB Selenggarakan Simulasi Debat

Infokampus.news, Malang – Pelaksanaan kegitatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKK MABA) Universitas Brawijaya (UB) kembali di gelar di fakultas-fakultas yang terdapat di UB, Kemarin (21/8/2017). Salah satu Fakulats yang terlihat sedang menjalani Pelaksanaan PKK MABA Aksi yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) mempunyai cara unik dalam agar para mahasiswa baru FISIP UB makin antusias untuk mengikuti kegiatan PKK MABA FISIP.

Simulasi Debat Melatih MABA FISIP UB Untuk Berpikir Kritis

Salah satu materi yang diberikan dalam PKK MABA FISIP UB yaitu adalah simulasi debat. Simulasi debat ini sendiri berlangsung dilakukan di lapangan FISIP. Wakil Dekan 3 FISIP UB, Akh Muwafik Saleh, menerangkan materi simulasi debat ini sendiri dirasa penting dilakukan karena mahasiwa FISIP dituntut untuk bisa berpikir dan bersikap kritis pada realitas sosial masyarakat. Hidup ditengah masyarakat harus melihat persoalan dengan kritis.

“Membangun konsep ide, ini yang sedang kami bangun, melihat pada yang sedang berkembang pembangunan berkelanjutan meninggi tidak meninggalkan lingkungan, kami ingin membangun kepedulian untuk lingkungan juga.” Ungkapnya.

Dalam simulasi debat ini sendiri bertujuan untuk mengasah daya pikir kritis para mahasiswa baru FISIP UB. Dalam simulasi debat ini, Tema perdebatan yang diangkat adalah tentang isu-isu yang belakangan ini sedang berkembang. Salah satunya adalah isu tentang  Millennium Development Goals (MDGs) atau Tujuan Pembangunan Milenium.

Wakil Rektor 3 UB Sempatkan Keliling Fakultas Dalam Rangka Pengawasan PKK MABA

Sementara itu, Wakil Rektor III UB, Arief Prayitno menyempatkan hadir dalam kegiatan PKK MABA FISIP ini. Arief pun mengaku mengunjungi semua kegiatan yang diprogramkan masing-masing fakultas mengecek sejauh mana komitmen sesuai dengan peraturan rektor. Selain itu, ia mengapresiasi materi simulasi debat yang dilakukan oleh para mahasiswa baru FISIP UB

“Latihan ini bagus, karena praktikumnya harus kritis dengan lingkungan dilatih untuk ngomong. Hasilnya sangat positif, memang harus bertahap, saya tak melihat perpeloncoan. Bukan zamannya” Pungkasnya. (uch)

 

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baru Dibuka Prodi Magister Hukum Kesehatan kampus UNIDHA , Hanya Ada Dua di Jawa Timur!

Semester ini baru dibuka prodi Magister Hukum Kesehatan kampus UNIDHA yang masih sangat langka. Untuk wilayah Jawa Timur saja hanya...

Close