Akhirnya Tim UNIDHA Berikan Dampingan Pada PAUD Ini Sekaligus Aktifasi Bank Sampah yang Mati Suri

Infokampus.news, Malang – Sebuah PAUD di daerah Petungroto yang terletak di kaki gunung Kawi menyita perhatian para dosen Universitas Wisnuwardhana Malang yakni Dewi Tri Wulandari S.Pd., M.Pd., Irfan Mukhlisin S.Pd., M.Pd dan Muwakhid Cahyana S.H., M.H. Pasalnya PAUD yang memiliki total sebanyak 20 murid ini memiliki bangunan yang cukup memprihatinkan.
Hanya dengan bangunan joglo alias bangunan terbuka seadanya ditambah lagi lokasi PAUD yang dekat dengan tempat pemakaman membuat kegiatan belajar mengajar kurang efektif. Karena hampir setiap ada warga meninggal, para murid terpaksa libur karena letaknya yang berhimpitan langsung dengan makam tanpa sekat.
“Jadi kami bangunkan tembok pembatas agar ya tidak langsung terlihat makam. Untuk ini kami juga melibatkan sebanyak 30 mahasiswa juga yang sudah terseleksi,” Tukas Muwakhid pada wartawan.
Dalam program KKN PPM tahun ini dirinya memang mengambil judul “Pendampingan PAUD Berbasis Green School dan Aktifasi Bank Sampah, Desa Ngroto, Kecamatan Ngajum, Malang” menilik dari keprihatinan akan kondisi yang terjadi di lapangan.
“Jadi kami dapat hibah untuk ini dari Kemenristekdikti sudah terpakai 75% untuk pembangunan, lalu kami juga beri pendampingan dalam kurikulum dan pembelajaran PAUD. Karena ini juga berbasis greenschool kami buatkan taman bunga untuk pembelajaran, karena mereka masih tahap bermain dan pengenalan. Tapi ingin kita ajarkan bahwa tumbuhan banyak sekali ragam dan manfaatnya agar untuk kedepan mereka bisa terbiasa menjaga lingkungan,” tambahnya.
Selain itu dirinya juga mulai menginisiasi lagi Bank Sampah yang mati suri di daerah ini. “Lebih di PAUD nya jadi kami ajak kumpulkan sampah lalu uangnya ditabung. Dari situ hasilnya kami arahkan ke penambahan gizi mereka seperti susu, dan sebagainya.”
Kedepannya, ia berharap mampu Bank Sampah mampu aktif kembali tidak hanya di lingkungan PAUD tapi juga seluruh Desa. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Sebagai Mahluk Milenial Tau Tata Kota Ramah Lingkungan? Ternyata Seperti Ini

Sistem tata kota ramah lingkungan yang berkelanjutan saat ini memang sangat diperlukan oleh semua kota di dunia. Menilik dari berbagai...

Close