Alumni ITN Malang di Balik Pembangunan Jembatan Simpang Susun Semanggi, Kisahnya Patut Dibaca Mahasiswa!

Infokampus.news – Jembatan Simpang Susun Semanggi kini menjadi ikon baru, landmark Ibu Kota Jakarta. Memiliki panjang 1.622 meter, jembatan ini merupakan jembatan lengkung terpanjang di Indonesia. Jembatan yang didesain mirip dengan daun semanggi ini mulai dibangun tahun 1961, pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.

Tidak banyak lho yang tahu dibalik megahnya jembatan yang menghabiskan dana 360 miliar itu ada keterlibatan alumni Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Tergabung dalam pendirian PT. Tensindo Kreasi Nusantara, para alumni Teknik Sipil ITN terlibat langsung dalam kesuksesan pembangunan tersebut.

“Jembatan Simpang Susun Semanggi merupakan proyek yang sangat berkesan dan membanggakan bagi kami sebagai alumni ITN Malang. Ini menjadi pertaruhan bagi kami,” terang Ugeng Hariadi, President Director PT. Tensindo Kreasi Nusantara, saat berkunjung ke ITN Malang, beberapa waktu yang lalu.

Jembatan Simpang Susun Semanggi dan Kisah Alumni ITN Ini Harus Kamu Simak

Kebanggan Ugeng disebabkan karena dirinya berasal dari kampus ITN Malang yang tergolong kampus swasta. Namun tidak kalah kualitas dengan lulusan kampus lain. “Kami satu-satunya perusahaan lokal yang bisa bersaing, apa lagi kami dari ITN Malang,” lanjut pria angkatan tahun 90 ini.

Baginya, kesempatan berkunjung ke ITN Malang menjadi moment nostalgia bagi Ugeng dan dua rekannya dari PT. Tensindo Kreasi Nusantara, yaitu Catur Yudianto (Director) dan Dwi Subijantoro (General Manager) yang juga alumni ITN Malang.

Catur menceritakan pengalamannya semasa kuliah di ITN Malang. Menurut alumni angkatan 89 ini, saat itu kuliah identik dengan mengerjakan tugas, bahkan saat sedang mengerjakan tugas sampai dibawa ke warung.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dwi Subijanto, bahwa waktu itu untuk lulus dari ITN Malang sangat susah karena ketatnya. Menurutnya untuk lulus memang butuh usaha dan tekat yang kuat. “Alumni ITN diperhitungkan di luar (dunia kerja). Adik-adik mahasiswa harus bangga bahwa lulusan ITN punya kualitas setara bahkan dengan kampus negeri sekalipun,” tutup General Manager angkatan 91 ini. (Pus/Mit)

Sumber: Humas ITN

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

International Youth Scientific Meeting, Sharing Ilmu Sharing Kemajuan Teknologi dengan Malaysia

International Youth Scientific Meeting yang digelar hari ini (11/2) di aula FTP UB, menampilkan 3 produk kelompok penelitian dari dua

Close