Amarulla Octavian: Mahasiswa Harus jadi Leader of Change Hadapi Radikalisme

Infokampus.news – Komandan Seskoal Laksda TNI Amarulla Octavian meminta mahasiswa Indonesia menjadi pemimpin perubahan guna mengantisipasi perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia juga meminta mahasiswa berani bergerak untuk melawan radikalisme di Indonesia.

Dalam seminar HMI di Wisma Makara Universitas Indonesia, beliau menjelaskan mahasiswa harus menjadi leader of change untuk menghadapi ancaman perpecahan dan radikalisme terorisme, himpunan mahasiswa ahrus kasih statement, minimal kalau ada apa-apa ketua HMI ikut bicara ke publik.

“harus ada tokoh-tokoh muda yang masuk ke media. Jadi disini leader of change jadi nggan nunggu media, kalianlah agen media, jadi mahasiswa jangan jadi agent of change saja melainkan harus juga menjadi leader of change” imbuhnya.

Octavian juga mengimbau para mahasiswa untuk ebrhati-hati atas dampak buruk internet. Jangan sampai anak muda diracuni internet dengan pornografi dan hal lainnya.

“ini merupakan salah satu jurus memecah NKRI, yaitu tokoh penerus bangsa, mahasiswa dirusak oleh internet, pornografi. Jadi bisa saja ini jatuhkan akhlak anak-anak muda,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Direktur Pemantapan Transformasni nilai-nilai Universal Lemhannas RI, Brigjen Mulyanto. “kita harus miliki kepedulian Negara, tujuannya agar kita bisa ada deteksi dini dan menangkals ehingga negara kita akan sehat nggak perang dan dimasuki penyakit-penyakit. Kalau ada ajakan perpecahan konflik dan lainnya jangan mau. Itu hanya untuk menguntungkan pihaknya.” Ungkapnya.

Mulyanto mengimbau agar para anak muda yang akan memimpin Negara 10 tahun ke depan agar berpikir luas dan mempunyai keinginan bersinergi dengan masyarakat-masyarakat lain.

“kemudian ancaman pemuda mahasiswa, pemuda ini aset bangsa,sekarang kami pimpin Negara, nanti 10 tahun lagi anda adalah pemimpin pusat. Kemudian solusinya yang harus kita lakukan adalah kita semua yang harus berpikir sevara komprehensif, luas dan mendalam. Kemudian saya juga minta agar para amahsiswa di perguruan tinggi bersinergi dengan perguruan tinggi lainnya” tambanya.

Hal ini dikatakan mereka dalam acara seminar bertajuk “peran dan funsi mahasiswa dlaam mengetahui jenis-jenis ancaman perpecahan NKRI di kalangan mahasiswa” seminar ini bertujuan untuk mengantisipasi perpecahan mahasiswa dengan beredarnya isu hoax, SARA, hingga politik identitas. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
pemuda anti hoax
Generasi Pemuda Anti Hoax Ala Ridho Tokoh Inspiratif dari Lampung

Infokampus.news – Mahasiswa jurusan Hubungan Internasional se-Indonesia dan beberapa komunitas di Lampung, mendapuk M.Ridho Ficardo, sebagai salah satu generasi pemuda

Close