Antisipasi Corona, UB Segera Bentuk Satgas Covid-19

INFOKAMPUS.NEWS – Mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Universitas Brawijaya (UB) membentuk satuan tugas (Satgas) Covid-19. rapat perdana pembentukan itu dilaksanakan Rabu (11/3).

“Jadi kami kan sudah mengeluarkan larangan warga UB untuk bepergian. tapi ternyata masih banyak orang asing yang masuk UB. kami bentuk itu untuk pencegahan.” Terang Dekan Fakultas Kedokteran UB.

Rencananya, Satgas Pencegahan COVID-19 ini terdiri dari dokter-dokter spesialis FK UB, mulai dari spesialis paru, anak, dokter emergency, publich health, dan spesialis lain, serta BEM FK UB dan media milik Universitas Brawijaya.

Tim ini nantinya akan membuat standart penanganan Covid-19. di antara langkah yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah sosialisasi pencegahan melalui video, poster dan media sosial.  Lebih detail sosialisasi itu seperti tentang etika batuk, pemakaian dan pelepasan masker, cuci tangan, dan apa saja yang yang dilakukan bila ada gejala.

Virus Corona berimbas kepada pelaksanaan acara-acara besar di Universitas Brawijaya (UB) Malang. untuk mengantisipasi, UB menunda sementara seminar dan konferensi Internasional yang bakal digelar.

Baca Juga :  Berapa Biaya Kuliah Mandiri UB 2022 Untuk Calon Mahasiswa Baru?

Kebijakan lainnya, UB melarang perjalanan civitas akademika ke luar negeri. pelarangan dan penundaan tersebut diberlakukan hanya sementara, hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Sesuai petunjuk Kemenkes dan Kemendikbud kami harus melakukan pencegahan, dengan melarang seluruh civitas akademika UB bepergian ke luar negeri,” kata Rektor UB Prof Nuhril Hanani.

Nuhfil juga mengimbau pelaksanaan program Three in One supaya diberlakukan sistem pembelajaran online. Program three in one adalah program pembelajaran dimana mahasiswa diajar dosen internal, professor luar negeri, dan praktisi. Program ini diantaranya dilaksanakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Kedokteran.

Imbas corona ini, UB juga berencana untuk menunda pelaksanaan wisuda. Hal ini masih akan didapatkan dalam waktu dekat ini, terkait teknis dan langkah terbaik dengan koordinaasi bersama akademisi serta dokter. (Edt)

Leave a Reply

Your email address will not be published.