Apa Keuntungan Mengikuti UTBK SBMPTN 2 Kali? Temukan Jawabanmu disini!

Infokampus.news – Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai syarat mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019, bisa diikuti peserta maksimal dua kali. Saat ini pelaksanaan UTBK sudah memasuki gelombang dua.

Menurut Sekretaris Pusat UTBK ITB Asep Gana, UTBK akan berakhir Minggu 26 Mei 2019. Jadi bagi peserta yang belum mengikuti UTBK, diharapkan menyiapkan segala kemampuan juga syarat yang harus dipenuhi saat mengikuti UTBK.

Sedangkan peserta yang sudah mengikuti UTBK tinggal menunggu nilai dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sebagai penyelenggara UTBK SBMPTN. “Untuk yang sudah ujian tunggu nilai. Itu tinggal urusan Jakarta (LTMPT),” kata Asep Gana, saat dihubungi Bandungkiwari, baru-baru ini.

Sementara peserta yang mengikuti UTBK dua kali, mereka akan mengikuti ujian di gelombang kedua ini. Asep Gana Suganda menjelaskan, setiap peserta memang diperbolehkan mengikuti UTBK sampai dua kali dengan catatat waktu ujian mereka dibagi ke gelombang 1 dan 2.

Sedangkan penentuan lokasi ujian dipilih oleh peserta. Ketentutan ini sudah disosialisasikan. Peserta tinggal mengisi pada form aplikasi untuk memilik lokasi ujian. “Jadi yang UTBK-nya dua kali itu ujiannya di gelombang 1 dan 2,” tandas Asep.

Nantinya, peserta yang dua kali mengikuti UTBK akan mempunyai dua nilai. Keuntungannya, mereka juga akan memiliki dua pilihan. Contohnya, peserta yang di gelombang pertama mengikuti ujian saintek lalu pada gelombang dua mengikuti soshum.

Jika setelah keluar nilai, nantinya tinggal didaftarkan SBMPTN. Di sinilah peserta tinggal memilih kampus yang ingin dituju. Atau bisa juga peserta mendaftar berdasarkan nilai ujian yang terbaik dari dua gelombang yang ia ikuti.

Mengenai diterima tidaknya di perguruan tinggi tujuan, tentu hasilnya ditentukan lewat persaingan nilai antar peserta. Hanya saja, kata Asep, yang penting di saat ujian peserta benar-benar mempersiapkan diri dan pintar sehingga bisa mendapat nilai terbaik.

“Orang lain juga banyak dengan nilai terbaik. Jadi harus pandai,” katanya.

Untuk diketahui, SBMPTN tahun ini digelar LTMPT dengan tahapan UTBK yang dilaksanakan sejak 13 April hingga 26 Mei 2019. (Jul)

Berita Terkait

  • Infokampus.news - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi  akan mengumumkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK sesi pertama besok dan lusa, 23-24 April 2019. “Hasilnya akan diumumkan secara langsung kepada peserta paling lambat 10 hari selepas mengikuti ujian,” kata Ketua LTMPT Ravik Karsidi, Senin, 22 April 2019. Tes UTBK pertama digelar pada 13-14 April 2019 di berbagai universitas negeri di seluruh Indonesia. Peserta dapat melihat hasil UTBK pada laman  https://pengumuman-utbk.ltmpt.ac.id dengan menggunakan username dan password yang dipakai saat pendaftaran UTBK.…
  • Infokampus.news - Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK SBMPTN) 2019 dilaksanakan mulai Sabtu (13/4) lalu. Tercatat, 136.502 peserta akan mengikuti tes hari pertama. Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi menuturkan, UTBK SBMPTN digelar dalam dua sesi. Sebanyak 68.586 orang mengikuti sesi pagi yang dimulai pukul 07.30 sampai 11.45. Sementara itu, 67.916 peserta mengikuti sesi siang yang dimulai pukul 12.30 dan diakhiri pukul 16.45…
  • Infokampus.news - Penutupan Pendaftaran UTBK SBMPTN 2019 gelombang II resmi ditutup sejak 1 April kemarin. tahapan selanjutnya peserta akan mengikuti tes pada 13 April mendatang. sebagai langkah antisipasi koneksi internet padat, soal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2019 harus diunduh panitia 1 hari sebelum pelaksanaan ujian. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir saat meninjau simulasi UTBK di lokasi tes Universitas Diponegoro (Undip)…

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
LOLOS SPMB PKN STAN
Simak Yuk! Iniloh Strategi Ampuh Lolos SPMB PKN STAN

Infokampus.news - Siapa yang tidak kenal dengan Politeknik Keuangan Negara (STAN), menjadi salah satu perguruan tinggi kedinasan yang paling banyak

Close