Artwork Adalah Identitas Sebuah Band

Infokampus.news, Malang – Sejumlah seniman rupa berrgabung dalam sebuah diskusi ringan dalam acara Kelas Keliling #5 yang berlangsung di Kafe Pustaka Universitas Negeri Malang pada Kamis (6/3). Acara yang terdiri dari pameran karya seni rupa, sarasehan, serta pertunjukan music ini adalah acara independen yang dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa yang menjuluki diri mereka PEKA.

Wawan Yulianto, penulis berkelas internasional yang menjadi kurator dalam acara diskusi itu mengatakan bahwa saat ini di Indonesia profesi sebagai pencipta artwork memang kurang mendapat perhatian baik dari publik. Akibatnya, saat band yang menggunakan artwork mereka naik daun dan karya mereka menjadi terkenal, mereka tidak turut serta menjadi seniman terkenal.

Padahal menurut Wawan para artworker seharusnya juga mendapat perhatian yang seimbang dari masyarakat. Efeknya, mereka juga mendapatkan tawaran pekerjaan yang lebih sedikit dibandingkan band yang mereka ajak bekerja sama. Akhirnya hal ini berpengaruh pada hal finansial mereka.

“Selama ini sebenarnya kita banyak menjadikan karya artwork album music sebagai identitas sebuah band, padahal sebenarnya karya itu ada yang membuatnya dan menjadi identitas sang senimannya. Jadi seakan-akan karya dan penciptanya itu dua hal yang terpisah, padahal seharusnya sebuah karya tidak bisa dipisahkan dari penciptanya,” kata Wawan dalam diskusi tersebut.

Rutin Setiap Minggu

Acara tersebut adalah gelaran kelima dari kegiatan Kelas Keliling yang dilaksanakan setiap satu minggu sekali. Dalam setiap gelarannya, kelas keliling selalu melaksanakan diskusi tentang permasalahan-permasalahan di balik layar dalam dunia permusikan.

“Biasanya kami mengundang peserta dari social media dan menentukan tempat saja, nanti diskusi akan berjalan secara sendirinya. Kalau masalah tempat kami biasa pilih tempat di UM yang luas dan yang penting terlindung dari hujan,” terang Randy Levin, mahasiswa Universitas Negeri Malang jurusan Sastra Inggris yang menjadi konseptor acara independen itu. (Art)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kurangnya Perhatian Terhadap Seniman Rupa Dalam Musik

Dalam kenyataan, karya seni visual itu kadang tidak membantu sang pembuat dan mereka tetap kurang eksis, padahal sebenarnya mereka juga...

Close