Arumi Bachsin, Ketua Harian JAPNAS, Sampai Owner Cokelat Klasik Beri Tips Industri Kreatif dalam Seminar Nasional Jurusan Akuntansi UWG

INFOKAMPUS.NEWS – Universitas Widyagama (UWG) Malang mengadakan Seminar Nasional yang bertema “Membuka Prospek Industri Kreatif Guna Membangun Perekonomian di Era Digital” yang bertempat di Hall Widya Graha Kampus II UWG Malang pada hari Sabtu, 2 Nopember 2019.

Arumi Bachsin dan Rektor UWG

UWG mendatangkan pemateri-pemateri menarik yaitu Arumi Bachsin Elestianto Dardak Selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Timur (Dekranas-da), Martalinda Basuki (Owner Cokelat Klasik), Widiyanto Saputro (Ketua Harian JAPNAS Pusat), Sutrisno, SE (Alumni UWG & Manajer BMR PT. Telkomsel Area Pamasukan, serta  Dra. Indah Dewi Nurhayati, MM,Ak, CA (Dosen Akuntansi UWG).

Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi (IIMJA) Universitas Widyagama (UWG) Malang ini bekerjasama  dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur Komisariat Malang Raya (IAI Komda Malang Raya) dan Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS).

Arumi Bachsin di Universitas Widyagama (UWG) Malang

Seminar Nasional UWG ini dimeriahkan oleh penampilan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UWG yang bergaya millenial, tidak hanya bernyanyi di depan panggung pada satu posisi yang sama, namun PSM UWG mengawali bernyanyi ditengah-tengah peserta dan kemudian dengan penuh gegap gempita berkumpul di depan panggung dan bernyanyi bersama membakar semangat peserta seminar nasional.

Arumi Bachsin, Ketua Harian Japnas, Owner Cokelat Klasik di UWG

Dalam Semnas ini, Arumi Bachsin menyampaikan keinginannya untuk menjadi pengusaha, saat sesi tanya jawab Seminar Nasional di UWG (2/10).

Baca Juga :  Masa Depan Pendidikan Tinggi kembali ke Kemendikbud di Tangan Menteri Gojek

“mbak ngga tahu segitu banyak sebenarnya, sepertinya perlu ada sosialisasi sendiri, kenapa ngga saya sendiri aja sih yang usaha. Karena fasilitas yang diberikan kepada dunia industri kreatif itu sudah begitu luar biasa. Bank Indonesia, Bank Dunia, UNICEF, semua International Basis Community, Kementrian. Silakan sebut mau kementrian apa, tidak hanya Kementrian perdagangan Kementrian UMKM, Kementrian Pemberdayaan Wanita, Kementrian Sosial.” kata istri Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. (Wakil Gubernur Jawa Timur) ini.

“Jadi semua, ada PT- PT Besar, semua itu mengerahkan tujuannya, mengerahkan fokusnya , mengerahkan dananya ke Industri Kreatif. Termasuk kami, pemerintah Provinsi Jawa Timur itu mengerahkan juga fokus kita ke industri kreatif. Kita ingin membuat jalan tol lah buat teman-teman, khususnya generasi-generasi millenial yang punya ide luar biasa. Kita Fasilitasi karena  kita sudah merasakan betul yang terjadi  ketika ada krisis dan Indonesia aman karena adanya Industri Kreatif.” tambahnya.

“Khususnya di Provinsi Jawa Timur,  Backbone atau tulang punggung perekonomian yang terjadi adalah Industri Kreatif , UMKM. Lebih dari 30 % APBD kita itu masuk ke Industri Kreatif. Eksport kita, Jawa Timur yang terbesar kedua setelah Jawa barat.”jelasnya lagi.

Baca Juga :  Fakultas Psikologi UMM Gandeng HIMPSI Malang Bedah Ragam Terapi Psikologi
Pemateri Seminar Nasional UWG mendapat Cinderamata Topeng Malangan

Sementara itu, Widiyanto Saputro selaku Ketua Harian JAPNAS Pusat berbagi pengalaman dan berpesan untuk para mahasiswa UWG.

“saya mendorong mahasiswa disini untuk menjadi pengusaha. Japnas ini organisasi baru, kita berdiri tahun 2015, kita berdiri dari  kumpulan pengusaha-pengusaha yang sering kumpul bertahun-tahun  berusaha mendorong bagaimana para pengusaha ini bisa tetep jadi pengusaha. Karena  satu hal yang mendorong mereka yang belum jadi pengusaha, masih jadi pegawai masih jadi mahasiswa untuk jadi pengusaha. Tantangan berikutnya  adalah untuk tetap jadi pengusaha.  Karena banyak juga orang yang tidak  cukup punya preparation, tiba-tiba  menjadi pengusaha,  kebetulan ngga cukup kepepet . karena ngga cukup kepepet akhirnya punya opsi lain bisa balik lagi. Kalau saya dulu opsi kepepet  jadi berkarir secara profesional, mentok ngga bisa kemana-mana lagi. Ya udah bisnis sendiri gitu.” paparnya.

“Perbanyak baca statistik, baca tren kemudian mau aksi, ya. Kemudian perbanyak silaturahmi,” pungkasnya.

Sedangkan Martalinda Basuki, Owner Cokelat Klasik berpesan kepada mahasiswa untuk percaya diri.

“Yang jelas kamu satu-satunya orang yang wajib mempercayai dirimu. Karena  mustahil, pada saat kamu mau orang lain percaya sama kamu, sedangkan  kamu sendiri ngga percaya diri. Jadi kamu orang pertama yang harus  sangat percaya dengan dirimu  dan mungkin kita semua disini tidak pernah bisa  memilih masa lalu kita seperti apa tapi kita selalu bisa memilih masa depan kita. Jadi Mulai sekarang tentukan masa depanmu dan terus semangat,” tegas Alumni FIA UB ini.

Baca Juga :  Resmi! Pelantikan Rektor Unmer Dihadiri Walikota Malang, Walikota Batu Serta Para Rektor Lain
Arumi Bachsin di UWG

Saat diwawancara oleh Tim.Infokampus.News, Rektor Universitas Widyagama (UWG) Malang, Prof. Dr. Iwan Nugroho, MS menyampaikan pesannya pada mahasiswa.

“mahasiswa harus berani melangkah, belajar ya gagal ngga apa-apa, bangkit lagi,  gagal, bangkit lagi,  harus inovasi, jadi sekarang ngga bisa kalau hanya meniru, reseller, gitu. Jadi emang bener kalau reseller itu ya  untuk dirinya sendiri, tapi kalau kita membuat kreativitas produksi, maka kita punya tenaga kerja. Maka kita sebagai pelaku ekonomi kalau kita melakukan hal-hal produksi kan kita memberi amal toh pada para pekerja , distributor, sampai ke konsumen tentu ya.” ungkapnya.

“UWG ikut kontes bisnis di UB di Malang kalau ngga salah ada 30 proposal yang diterima kita peringkat ke 3, ada dua mahasiswa kita yang mampu berwirausaha ya dibiayai oleh pemerintah. Dari berbagai sisi kita optimalkan, kita dorong  mahasiswa  dalam kontes-kontes kewirausahaan.”pungkasnya. (Rfl)

cska

Admin Super INFOKAMPUSNEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *