Atasi Stres Mengerjakan Skripsi dengan Berpikir Positif dan Optimis

Infokampus.news – Desember 2018 lalu, dua mahasiswa perguruan tinggi negeri ternama di Bandung, Jawa Barat ditemukan tak bernyawa. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menyimpulkan kejadian tersebut atas dugaan kuat bunuh diri. Usut punya usut, salah satu dugaan bunuh diri ini karena tekanan saat mengerjakan skripsi.
Menanggapi hal ini, Muhammad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D., Psikolog, Dekan Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), ditemui di kantornya, Senin (7/1) menyebut, depresi menjadi faktor melakukan bunuh diri. “Depresi ialah tahap seseorang kehilangan harapan. Tentu saja pikiran akan terombang-ambing,” katanya.
Pertama, sambungnya, ketika mendapatkan masalah, seseorang akan mengalami stres. Stres menjadi pintu utama sebelum masuk ke tahap depresi. Menurut pria lulusan S3 Psikologi Institute of Neuroscience Newcastle University, Inggris Raya ini, semua orang tentu memiliki masalah.
Maka, kata Salis, tentu ada beberapa hal yang harus dipegang teguh. Seperti keyakinan agama. “Orang beriman diajarkan untuk berpikir positif dan optimis, ini kunci dalam setiap jengkal kehidupan,” jelasnya. Meski begitu, agar tidak masuk ke tahap depresi, Salis menyarankan beberapa hal yang dapat dilakukan.
Pertama yakni berbagi cerita kepada orang yang dipercaya. Namun, diakuinya, tidak semua orang dapat menjadi partner berbagi cerita. Haruslah orang yang dapat dipercaya. Selanjutnya, bisa juga bercerita kepada ahli atau psikolog. “Psikolog bekerja di bawah sumpah, maka keamanan rahasia akan terjamin sepenuhnya,” terangnya.
Berikutnya, bagi Salis, pola pikir seseorang juga mesti benar. “Bila kita anggap diri kita tidak mampu, maka itu kemungkinan besar akan terjadi. Hal tersebut akan sugesti yang bermuara pada usaha-usaha yang akan dilakukan,” tuturnya. Agar tak terjebak dalam tahap depresi, berpikiran positif dan optimis mesti menjadi pegangan hidup.
Termasuk saat mengerjakan skripsi. “Jangan berpikir seolah-olah yang mengerjakan skripsi hanya anda. Ini adalah tahap yang mesti dilalui semua akademisi,” tandasnya. Selanjutnya, pola pikir yang musti ditanamkan yakni harus optimis. Karena sudah sekian banyak orang juga mengerjakan skripsi dengan tuntas. (Jul)

Berita Terkait

  • Infokampus.news -  Dua tim dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Tim Mekatronic dan Tim Srikandi siap melesat di Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 di Universitas Negeri Padang, 27 November hingga 1 Desember mendatang. Berkaca ke kontes yang diikuti tahun lalu, Shell Eco-Marathon Singapura, dua tim UMM semakin memantapkan mobilnya. Ajang bergengsi yang diselenggarakan Kemenristekdikti Republik Indonesia ini, tim Mekatronic mengandalkan kendaraan Genetro Suryo U.E.V 06 di kelas Mobil Listrik…
  • Infokampus.news - Tingginya jumlah penderita gizi buruk dan kurang gizi pada balita terus meningkat. Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Data dan Informasi (PDI) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2015, sebanyak 25% bayi hingga balita di Indonesia mengalami stunting dan gangguan kesehatan lainnya akibat rendahnya kualitas gizi. Selain itu, PDI juga menunjukkan angka 30% balita di Indonesia mengalami Kurang Kalori Protein (KKP). "Balita itu punya beberapa permasalahan pada masa pertumbuhan, salah satunya…
  • Infokampus.news - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berupaya memperbanyak mitra industri  sebagai wadah pengayaan wawasan dan keterampilan dalam mempersiapkan mahasiswa masuk ke dunia kerja. Salah satunya melalui kerjasama UMM dengan 142 perusahaan di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program magang bersertifikat atau Certified Internship Program. Program ini sejalan dengan apa yang disampaikan Menteri BUMN Rini M. Soemarno bahwa BUMN punya andil besar dalam pengembangan sumber daya manusia…

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Gelar Dies Natalies ke-45 Fakultas Kedokteran UB Dikerumuni Masyarakat, Ternyata Karena Ini

Fakultas Kedokteran UB (Universitas Brawijaya Malang) hari ini (6/1) ramai dikunjungi smua kalangan tua dan muda untuk memeriksakan kesehatan. Mulai...

Close