Banyak Sistem Penerimaan Online, Job Fair Mulai Kurang Diminati?

Infokampus.news, Malang – Perkembangan teknologi memang sudah mulai mengubah cara kerja dari berbagai pola kehidupan manusia. Sistem-sistem konvensional pun sudah ditinggalkan dan manusia banyak yang lebih memilih memodernkannya mengunakan sistem online. Begitu pula cara kerja perusahaan dalam menjaring para calon sumber daya manusianya. Saat ini, perusahaan lebih memilih menyeleggarakan lowongan kerja secara online dan meninggalkan sistem konvensional seperti penyelenggaraan Job Fair.

Hal tersebut pun diamini oleh Ketua Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPKK) Universitas Brawijaya (UB), Dr. Drs. Edy Yulianto, MP. Menurutnya, perkembangan metode perusahaan dalam melakukan penjaringan pencari kerja melalui sistem online, sedikit banyak mempengaruhi kelangusungan sistem Job Fair.

“Memang banyaknya perusahaan yangmembuka pendaftaran online mempengaruhi minat peserta maupun perusahaan untuk datang ke Job Fair. Tetapi, Job Fair ini sendiri memiliki kelebihan yang lebih baik, yaitu dapat bertatap muka langsung baik dari pihak penerima pekerjaan maupun dari pihak pencari pekerjaan,” Papar Edy.

Makin Banyak Metode, Makin Banyak Pula Kesempatan Penerimaan Kerja
Namun, Edy mengatakan hal tersebut bukanlah suatu masalah yang besar. Hal tersebut menurutnya dikarenakan semakin banyak lulusan mahasiswa yang mengikuti pendaftaran kerja baik konvensional maupun modern, maka semakin baik pula peluang para lulusan untuk mendapatkan pekerjaan.

“Tujuan Job Fair inikan memang mempertemukan para pencari kerja dan penerima kerja, agar tenaga kerja yang diperlukan dapat terpenuhi. Jadi, UB Job Placement Centre (JPC) sebagai pusat karir UB setidaknya sudah memfasilitasi para lulusan UB yang ingin menjajaki jenjang karir kerja,” Jelasnya.

Pusat Karir Universitas Penting Bagi Lulusan Mahasiswa

Selain itu, perkembangan metode perekrutan calon pekerja yang dilakukan perusahaan juga sebernarnya mendorong universitas baik negeri maupun swasta untuk mendirikan sebuat pusat karir di universitasnya. Jadi, nantinya pusat karir merupakan fasislitas kampus kepada lulusan mahasiswanya untuk mencari pekerjaan.

“Jadi pusat karir kampus juga sebernarnya mengikuti perkembangan jaman dengan melakukan penjaringan lowongan pekerjaan yang bersifat online. Jadi nantinya ara lulusan yang berminat untuk mendaftarkan diri bisa meminta informasi ke pusat karir kampus agar didistribusikan kepada perusahaan yang diminati oleh lulusan mahasiswa tersebut,” Ungkapnya.

Harapan Edy, Baik melalui Job Fair maupun pendaftaran Online perusahaan, lulusan mahasiswa UB dapat memanfaatkannya dengan baik agar bisa terjaing oleh perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan agar angka pengagguran juga bisa diturunkan. (uch)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wakili Keresahan Rakyat Papua, APM Gelar Aksi Di Depan DPRD Kota Malang

Puluhan massa aksi Aliansi Mahasiswa Papua (APM), Kemarin (3/3) menggelar aksi di depan kantor DPRD Kota Malang.

Close