Ikuti Beasiswa “5000 Doktor” Kejar Studi S3 Luar Negeri 2018/2019

Infokampus.news – Program Beasiswa 5000 Doktor adalah program unggulan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam yang diluncurkan secara resmi pertama kali oleh Presiden RI Joko Widodo pada Desember 2014. Yuk mari kita simak informasi beasiswa program 5000 doktor untuk menempuh S3 di luar Negeri tahun 2018/2019.

Program bantuan studi S3 Luar Negeri merupakan program bantuan yang diberikan oleh Kementerian Agama RI kepada tenaga pendidik (dosen) dan kependidikan yang berada pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang akan melaksanakan studi jenjang doktoral (S3) di perguruan tinggi berkualitas di Luar Negeri.

Persyaratan umum untuk mengikuti beasiswa ini adalah dosen pegawai Negeri Sipil di PTKI dan Dosen pada Fakultas Agama Islam pada PTU, Tenaga kependidikan pegawai Negeri Sipil di PTKI, Pegawai Negeri Sipil pada Unit Eselon I Kementerian Agama Pusat, Dosen bukan pegawai Negari Sipil di PTKI dan pada Fakultas Agama Islam pada PTU, Tenaga Kependidikan Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI, dan Alumni S2 Universitas Luar Negeri pada kajian Islam.

Komponen Bantuan Studi S3 Luar Negeri meliputi Biaya Program Penguatan Bahasa Asing dan Akademik, Biaya Pendidikan di Luar Negeri, serta Biaya Hidup. Ketentuan mengenai besaran hidup, settlement dan biaya buku diatur dalam SK Dirjen Pendis tentang Penetapan Standar Abiaya Beasiswa Luar Negeri.

Ada dua program beasiswa yakni beasiswa reguler dan beasiswa kerja sama. Untuk beasiswa reguler memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada penerima beasiswa untuk memilih Universitas tujuan dengan ketentuan syarat dan  Program Kerjasama yang telah memiliki kerjasama dengan Kementrian Agama.

Program kerjasama diantaranya dengan Special Pathways Leading to PhD University of Canberra, University of Western Sydney, dan Central Queenslan University, MoRA-ARN Research and Innovation Scholarship (MoARIS), MoRA-McGill Scholarship on Religion and Society, MoRa-Coventry Peace and Social Relations Studies, MoRA-France Scholarship on Applied Sciene and Technolgy, MoRA-Leiden Scholarship on Religion and Society.

Program reguler memiliki dua tahapan seleksi, tahap pertama seleksi administrasi dimana kelengkapan dokumen dari pendaftar akan dirivew kesesuaian serta keasliannya, serta tahap ke dua calon penerima beasiswa akan melalui tes yang terdiri dari penulisa wsai, wawancara, tes bahasa, TPA dan Psikotes. Bagi mereka yang lolos, akan diikutsertakan program Persiapan Bahasa Asing dan akademik.

Pembukaan pendaftaran padsa tanggal 10 Juli 2018 dan Batas Pendaftaran pada tanggal 30 Desember 2018. Info lebih lanjut silahkan kunjungi webiste resmi di scholarship.kemenag.go.id. (Jul)

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
universitas negeri malang
Kelola 50 Milyar Dengan Baik, Universitas Negeri Malang Terima Penghargaan Ini!

Tahun ini, Universitas Negeri Malang kembali menunjukkan prestasinya dengan mendapatkan penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang karena prestasinya...

Close