Bedah Buku, Zawawi Imron Lampiaskan Amarah Terhadap Kolonial Lewat Puisi

Infokampus.news, Malang – Universitas Muhammadiyah Malang Hari Rabu, 26 Oktober 2016 kemarin, kembali menggelar kegiatan UMM Gazebo Forum dengan kegiatan yaitu mengulas buku milik D. Zawawi Imron yang berjudul “Refrein di Sudut Dam” dengan mendatangkan langsung penulisnya. Selain Zawawi Imron, hadir pula sebagai pemateri Kepala Pusat Studi Islam dan Filsafat (PSIF) UMM, Pradana Boy ZTF, serta pakar antropologi budaya UMM Arif Budi Wurianto.

Zawawi mengatakan bahwa puisi akan terdengan lebih indah jika kita membuatnya dengan sepenuh hati. Hal tersebut yang kemudian Zawawi sebut sebagai ‘Rasa Sastra’. Layaknya sebuah senyuman, puisi harus juga berangkat dari kemurnian hati penulisnya.

“Puisi yang berasal dari hati yang bersih, Insya Allah tanpa direkayasa pun akan bisa dinikmati oleh orang lain. Berbeda dengan puisi yang sudah dimaksud untuk mendapat keuntungan material, atau mendukung salah satu kelompok, atau mencaci salah satu kelompok. Maka muatan-muatannya bisa mungkin akan mengotori nilai puisi itu sendiri,” kata Zawawi seperti dikutip dari umm.ac.id.

Baca Juga :

Membahas tentang buku Zawawi Imron, Arif Budi Wurianto juga mengatakan bahwa sesungguhnya melalui tulisan dibukunya, Zawawi ingin melakukan pemberontakan terjadap negara Belanda. Menurutnya, Zawawi Imron tidak sekalipun tergugah akan keindahan dan kehebatan Belanda.

“Kemarahan-kemarahan Zawawi Imron dapat ditulisnya dengan sangat lembut dan indah dalam setiap puisi-puisinya ke luar negeri,” paparnya.
Penulis : Ucha Julistian
Editor : Galuh Pandu Larasati

Foto : Ucha – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lebarkan Sayap Budaya Indonesia di Kancah Internasional, Ini Kata Didik Nini Thowok

Sebelum memperkenalkan budaya Indonesia ke luar ada baiknya masyarakat Indonesia sendiri memahami terlebih dahulu budaya budaya yang ada. Didik Nini...

Close