BeHafizh Aplikasi Hafalan Al-Qur’an Canggih Buatan Mahasiswa UGM!

Infokampus.news – Umat Islam memiliki kitab suci  Alquran yang memiliki peranan amat penting dalam kehidupan seorang muslim. Alquran memuat berbagai tuntunan hidup yang harus dipatuhi bagi penganut agama Islam. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menghafal dan memahami isi Alquran serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, acap kali seorang muslim tidak memiliki banyak waktu untuk membaca dan mengulang hafalan Al-Qur’an karena berbagai kesibukan.

Berawal dari keterbatasan waktu itu lah, empat mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer UGM yaitu, Alfian Try Putranto, Farid Amin Ridwanto, M. Rifqi Fathurrochman P.D., dan Rian Adam Rajagede,  baru-baru ini merilis sebuah aplikasi yang memudahkan umat Islam untuk menghafal Al-Quran yang diberi nama BeHafizh.

Aplikasi BeHafizh memiliki beberapa fitur unggulan yang bisa membantu para penghafal Alquran memudahkan hafalannya. Pertama, pemutar ayat Alquran yang didesain untuk menghafal Al-Quran dengan fitur menunda bacaan dan mengulang bacaan pada rentang ayat tertentu. Selanjutnya, ada fitur statistic colour untuk menunjukkan surat mana yang sulit untuk dihafalkan dan harus diulang kembali. Fitur yang yang tidak kalah menarik adalah fitur pengujian hafalan berupa kuis yang bisa menyesuaikan kemampuan pengguna saat pengujian

“Aplikasi BeHafizh merupakan pengembangan dari aplikasi yang sama dan berhasil meraih juara 1 pada Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQ-MN) di Universitas Indonesia, Agustus 2015 lalu,” terang Farid, Rabu (8/2).

Pasca ikut serta dalam lomba, BeHafizh coba diiplementasikan pada masyarakat.  Bekerja sama dengan Komunitas Ilmuwan dan Profesional Muslim Indonesia (KIPMI) dalam hal sosialisasi dan pendanaan, aplikasi ini telah mendapatkan respons positif dari ribuan penggunanya. Aplikasi ber-platform android tersebut kini telah menembus 30.000 download di Google Play Store sejak dirilis Desember 2016 lalu. Aplikasi ini sangat cocok untuk digunakan sewaktu-waktu, terutama saat tidak ada tema atau ustadz yang bisa membantu untuk muraja’ah hafalan.

“Semoga BeHafizh dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan membantu untuk menghafal dan menjaga hafalan Al-Qur’an,”pungkasnya. (FAM)

 

Sumber: UGM

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tak Tergoyahkan, UGM Peringkat Satu di Indonesia Versi Webometrics!

UGM menempati posisi pertama universitas di Indonesia versi Webometrics, diikuti oleh UI di peringkat kedua dan ITB di peringkat ketiga.

Close