Belajar Science di Schulercamp 2018 Ternyata Lebih Asyik Lho!

Infokampus.news, Malang – Belajar science atau ilmu alam biasanya akan terdengar cukup rumit. Apalagi sistem pelajaran MIPA di Indonesia cukup monoton dan penuh dengan rumus. Tapi ternyata tidak demikian dengan Schulercamp 2018 yang tahun ini digelar di Universitas Brawijaya ini.

Para siswa SMA sederajat yang tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga beberapa negara lain seperti Vietnam, Myanmar, Filipina, Australia, Selandia Baru, dan berbagai negara lain saling bertukar pikiran di sini.

“Dengan tema tahun ini “Mint Furs Leben” kita berharap akan dapat generasi penerus pada elit di berbagai bidang,” ujar Ms. Eka Dewi salah satu penanggung jawab Schulercamp 2018 untuk Indonesia.

Melalui inisiasi program pemerintah Jerman ini, pihaknya berharap acara ini merupakan salah satu cara agar calon generasi penerus ini memiliki pengetahuan luas. Selain itu mereka juga bisa mengetahui berbagai budaya dan juga memperluas cakupan relasi antar individu.

“Proyek dalam kerangka kerja sama schuler partner ini adalah sekolah mitra masa depan. Perintisnya presiden Jerman yang menyadari dunia itu besar tapi sekarang makin kecil. Nah, kita sudah dari remaja kita rintis kerja sama agar terbangun jejaring sosial antar remaja, agar mereka tumbuh dengan pemikiran dan relasi yang luas,” ungkapnya.

Belajar Science Bekal Para Peserta Schulercamp 2018

Melihat potensi yang ada dalam diri remaja saat ini untuk menjadi pemimpin sudah banyak terlihat di berbagai negara di dunia membuat pihaknya terus berupaya mengembangkan potensi ini. Salah satunya dalam bidang MIPA.

“Sesuai dengan tema kita MINT furs leben, MINT ini mathematic, informatic, natural science and technic,” tambahnya lagi.

Untuk itulah dalam beberapa hari ke depan para siswa dari berbagai negara ini akan diajak untuk melakukan observasi ilmu alam di beberapa lokasi di Malang Raya dan kota Batu.

“Hari ini masih workshop tentang science agar mereka mengenal sekaligus belajar science dengan lebih fun. Lalu besok kami berkunjung ke Jatim Park dan musium angkut dan tentu mereka dapat lembar kerja. Tidak hanya bermain dan selfie ya tapi mereka belajar. Selanjutnya mereka akan beralih ke Eco Green Park, di sana akan menanam, lalu ke secret zoo sambil main,” pungkasnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Pandang Sebelah Mata Anak DKV! Ternyata Para Mahasiswa STIKI Malang Berikan Ini Untuk Masyarakat

Infokampus.news, Malang - Sebagai anak DKV atau desain komunikasi visual sering dianggap sebelah mata. Padahal proses mendesain hingga menjadi produk

Close