BEM FISIP UB Ajarkan Mahasiswa Melawan Keterbatasan Melalui Social Human Prize

Infokampus.news, Malang – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (BEM FISIP UB) baru saja merampungkan gelaran bertajuk Social Human Prize (SHP) 2017. Mengusung tema Beyond the Limit, acara ini menghadirkan pembicara yang kompeten di bidangnya seperti Arif Setyo Budi (one leg breakdancer), Muhammad Junaedi (Campaign Support Manager Kitabisa.com) dan Wawan Saktiawan (Stand Up Comedian). Dilangsungkan pada Selasa (5/12) di Hall Gedung Prof. Yogi Sugito FISIP UB, event ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk berani hidup dengan segala keterbatasan yang dimiliki.

Hal tersebut diutarakan langsung oleh Radityo Darwitoro Permadi selaku Ketua Pelaksana SHP 2017. Lajang yang kerap disapa Tyo ini mengatakan bahwa acara ini secara umum ditujukan sebagai penghargaan sosial kepada mereka yang berani hidup setelah diterpa badai kehidupan, khususnya pada kalangan disabilitas. “Intinya kita ingin dengan menghadirkan mereka-mereka ini dapat memotivasi mahasiswa untuk lebih berani melampaui keterbatasan.”, kata mahasiswa asal kota Surabaya ini.

Baca Juga :  Menarik! Kelas FH UWG Berlantai Savana, Berdinding Kaldera, dan Beratap Kabut Bromo

Selain itu, ia berharap acara ini bisa meningkatkan kesadaran mahasiswa pada sesama masyarakat yang kekurangan. “Sesama disini bukan hanya disabilitas, bisa yang kekurangan dalam bentuk ekonomi, dalam bentuk literasi, dan lain sebagainya.”, tukasnya.

BEM FISIP UB Juga Ajak Mahasiswa Peduli Literasi Melalui Program 1001 Literasi

Selain mendatangkan pembicara, SHP 2017 turut mengadakan program 1001 literasi yang mengajak mahasiswa untuk menyumbangkan buku. Nantinya, buku-buku tersebut akan dialokasikan ke Dusun Jajang, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Menurut Tyo, belum banyak acara yang selain menghadirkan pembicara, juga mengajak pesertanya untuk menyumbangkan buku. “Maka dari itu kita adakan 1001 literasi.”, ujar Tyo.

Melalui SHP 2017, Tyo berharap dapat mengajak pada mahasiswa hingga seluruh lapisan masyarakat untuk menimba pembelajaran dari tokoh-tokoh yang sukses bertahan hidup dengan mengatasi keterbatasannya. “Semoga mahasiswa, panitia, hingga masyarakat sekalipun mampu meyerap hikmah pembelajaran dari acara ini.”, tandasnya. (rak)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *