Benarkah Semangat Kebangsaan Pemuda Terkikis? Ini Kata Mereka

Infokampus.news, Malang – Pergerakan sumpah pemuda merupakan suatu kejadian penting dalam catatan sejarah di Indonesia. Pergerakan pemuda seperti Boedi Oetomo dan Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia merupakan akar dari terbentuknya negara Indonesia yang sudah berumur 71 tahun ini. Bergerak ke 88 tahun kemudian bagaimana kondisi pemuda saat ini?

Presiden Eksekutif Mahasiawa Universitas Brawijaya (EM UB) Muhammad Zahid Abdurrahman berpendapat, pemuda saat ini khususnya mahasiswa sedang berada ditengah gempuran modernisasi dan globalisasi. Arus global tersebut mempunyai efek besar terhadap gerakan kaum muda. Jika dahulu gerakan mahasiswa bisa menghasilkan kemerdekaan atau gerakan 1998, saat ini mahasiswa sudah mempunyai tuntutan akademis yang besar sehingga memberikan efek penurunan gerakan pemuda sendiri.

“Dengan adanya tuntutan lulus maksimal 5 tahun dan IPK cumlade sebagai patokan, membuat gerakan mahasiswa saat ini menjadi study oriented. Hal itu sangat disayangkan karena kepekaan terhadap masyarakat pun berkurang,” papar Mahasiswa Teknik ini.

Baca Juga :

Senada sengan Presiden EM, Fajar Surya Dewantara Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP Brawijaya juga mengungkapkan, pemuda mempunyai tanggung jawab besar terhadap nasib Bangsa Indonesia kedepan. Untuk itu pemupukan esensi sumpah pemuda harus dibangkitkan kembali dalam diri pemuda itu sendiri.

“Sayangnya saat ini esensi sumpah pemuda sudah mulai terkikis dari dalam diri pemuda saat ini. Pengamalan poin-poin sumpah pemuda-pun sudah semakin jarang kita temui pada pemuda saat ini,” papar mahasiswa Komunikasi UB tersebut.

Lebih lanjut, Fajar mengatakan pembangkitan semangat sumpah pemuda pada zaman ini bisa dimulai dari hal-hal kecil. Mulai dari pengimplementasi esensi sumpah pemuda itu sendiri, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik serta mencintai bangsa dan negara secara utuh.

Sejalan dengan pemaparan kedua mahasiswa tersebut, Prisca Septiana mahasiswi Psiikologi UB juga berpesan bahwa sumpah pemuda seharusnya dijadikan momentum oleh golongan muda untuk kembali membuat Indonesia perkasa seperti di era pergerakan dahulu.

“Saya harap di hari sumpah pemuda ini, refleksi semangat persatuan dan semangat gotong royong yang dilahirkan golongan muda terdahulu kembali di ilhami oleh pemuda saat ini untuk memajukan Bangsa Indonesia,” harapnya.

Penulis : Ucha Julistian
Editor : Galuh Pandu Larasati

Foto : Ucha – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rawan Bencana, Pemerintah Menganggarkan Konservasi 5 juta per Hektar

Banyaknya korban bencana alam pada sejumlah daerah di Indonesia seperti banjir bandang di Pangandaran, Garut dan beberapa kota lainnya mendorong...

Close