Bentuk Solusi Dari Permasalahan Masyarakat, Ini Tujuan Star Up Digital

Infokampus.news, Malang –  Start-Up digital ternyata tidak hanya menyentuh bidang ekonomi dan  terubtuk profit saja, salah satu bukti nyatanya start-up dengan nama  Kok Bisa?. Kok bisa adalah salah satu chanel youtube dengan mengusung visi sebagai edukasi ditengah media-media di Indonesia yang lebih mengedepankan hal negative. Kok Bisa adalah bentuk alternative tontonan yang memberikan konten berupa informasi disaat TV sudah tidak lagi memberikan konten yang baik.

Kok Bisa, Chanel Youtube Bevisi Edukasi Audiens

Salah satu Tim Kok bisa, Langit Resti menjelaskan awal dari pembentukan kok bisa adalah timbul dari keresahan tentang konten media yang tidak lagi mengedukasi audiensnya. Dengan boomingnya youtube pada era ini, maka youtube pun dipilih sebagai wadah kok bisa untuk memberikan edukasinya melalui video yang simple namun menarik.

“Kita coba menjelaskan suatu informasi yang kadang di pikiran masyarakat itu bahasannya berat, namun kita olah data dan kontennya sehingga mampu diterima dengan mudah oleh masyarakat. Selain itu, kami juga menyediakan link referensi yang nantinya audiens bisa mendalami lebih jauh tidak hanya dari video ini,” paparnya dihadapan lebih dari 400 Peserta.

Memecahkan Solusi Permasalahan Masyarakat, Inti Dari Pembentukan Start-Up

Langit mengatakan, dalam membuat suatu start-up digital hal pertama yang harus dikedepankan adalah mengetahui permasalahan apa yang sedang ada dimasyarakat. Tugas kita sebagai pelakuUstart-up digital adalah untuk memberikan solusi pada masalah tersebut. Itulah yang sejatinya harus di kedepankan dari pelaku start-up digital.

“Tujuan utama chanel Kok Bisa adalah untuk mengedukasi masyarakat ditengah tidak adanya konten edukasi yang bisa di nikmati di masyarakat di televisi. Selain itu konten start-up kita pun harus bisa dipertanggung jawabkan, seperti di kok bisa kita melakukan riset melalui jurnal dan artikel lainnya sehingga kontennya pun benar dan terverifikasi,” Paparnya.

Talkshow yang di laksanakan di aula hotel ub ini juga menghadirkan CEO Gum Code Zulfiar Ryanda dan Director PT. Adicipta Inovasi Teknologi (Adins) Ricky Suryo Utomo. Jadi, ayo mulai cari partner kamu dan buatlah start-up yang bisa menjadi solusi permaslahan di masyarakat!.

Penulis : Ucha

Foto : Ucha – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UGM Kirim 935 Proposal Program Kreativitas Mahasiswa ke Kemristekdikti

UGM mengirimkan sebanyak 935 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2016 ke Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Close