Berbagi Pengalaman Seputar Manajeman Komunikasi Publik, Johan Budi Hadir di FISIP UB

Infokampus.news, Malang – Dies Natalies Universitas Brawijaya memasuki hari penyelenggaraan yang ke 9. Salah satu rangkaian yang terselenggara pada hari ini adalah Kuliah Umum Manajemen Komunikasi Publik dan Media Sosialyang terselenggara di Auditorium Nuswantara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB, yang menghadirkan Juru Bicara Kepresidenan Republik Indonesia Johan Budi dan Staff Kementrian Komunikasi dan Informasi Bidang Hukum Prof. Dr. Henry Subaktio, SH. MA.

Johan Budi Berbagi Pengalaman Sebagai Juru Bicara

Menyampaikan pengalamannya sebagai juru bicara baik saar di KPK maupun saat ini di Kepresidenan RI, Johan Budi berbagi pengalaman beserta beberapa hal penting dalam menjadi seoeang juru bicara. Menurutnya, ada dua hal penting yang harus dimiliki seorang juri bicara, pertama adalah jujur dan transparan dan Kedua adalah siap menjawab kapanpun.

“Artinya, pertama kita harus menyampaikannyabsecara transparan. Konsep transparan disini berbeda-beda, seperti saat saya masih di KPK konsep transparan adalah menyampaikan informasi yang ada. Jadi, ridak menambah nambahkan atau mengurangi informasi. Yang kedua sendiri harus siap menjawab kapanpun. Jangan sekali kali seoeang juru bicara mengatakan no comment,” Ungkapnya di hadapan peserta kuliah umum.

Johan Budi : Presepsi Itu Penting!

Menurutnya pula, hal terpenting dalam suatu manajemen komunikasi publik adalah membuat presepsi masyarakat sesuai dengan presepsi yang kita harapkan. Artinya, bila kita mampu memiliki kesamaan pandangan, maka semakin mudah pula pesan yang kita sampaikan untuk meresap kedalam pemikiran orang yang mempunyai pandangan yang sama dengan kita.

“Misal saat Pak Jokowi membuat statement bahwa menjelang lebaran harga daging harus 80 ribu. Saat itu kita harus memutar otak karena di lapangan harga daging itu kisaran 100-130 ribu, mana mungkin ada yang 80 ribu. Oleh karena itu, tim kita riset kepasar dan ternyata ada daging yang 80 ribu, akhirnya di olah stetment daging 80 ribu itu sehingga membuat statment tersebut benar adanya,” Ungkap Johan

Peran Media Sosial Sebgai Alat Pembantu Kinerja Jubir

Terakhir, dirinya juga mengakui bahwa sosial media sudah sangat membantu kinerja berbagai pihak tidak terkecuali seorang juru bicara. Karena akses sosial media yang mudah membuat seorang juru bicara dapat memanfaatkan hal tersebut untuk klarifikasi bahkan menyebarkan informasi agar masyarakat terasa dekat dengan presidennya.

“Pak Jokowi memiliki facebook, twitter, instagram juga sebagai sarana mendekatkan diri dengan masyaraat. Jadi masyarakat bisa melihat serta memantau kegiatan presidennya langsung dari sosial media. Iru juga salah satu keuntungan adanya media masa saat ini,” Paparnya (uch)

Berita Terkait

  • Dengan menjunjung tinggi modernitas, studi Ilmu Komunikasi terus menjadi bidang ilmu yang kritis untuk selalu menyajikan strategi yang tepat untuk menyampaikan suatu pesan, tergantung pada konteksnya, unsurnya, hingga isi pesannya.

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Punya Usaha Tanpa Modal Di Era Ekonomi Digital!

Usaha Tanpa Moda, banyak website yang menjadi perusahaan besar, padahal perusahaan ini tidak memiliki satupun aset

Close