Berbeda Dari Daerah Lain, Pemda Malang Serius Bersinergi dengan PTS di Malang Raya dengn Lakukan Ini

Infokampus.news, Malang – Pemerintah daerah di Indonesia memang belum banyak bisa berjasama atau bersinergi dengan PTS (Perguruan Tinggi Swasta) di daerahnya masing-masing. Hal ini memang dikarenakan belum adanya regulasi yang mengatur tentang kerjasama ini. Terlebih lagi jika kerjasama tersebut berupa pemberian dana, beasiswa maupun bantuan sejenis.
“Kalo masalah pendidikan tinggi memang kami tidak bisa jauh dari UU no. 3 tahun 2014 dimana pemerintah pusat tetapkan standar nasional memang. Selama ini untuk memperkuat hubungan dengan akademisi kami bisa membantu seperti mewujudkan iklim pendidikan yang kondusif dan mempermudah pihaknya untuk melakukan penelitian.” Ungkap Sofyan Edi Jarwoko, wakil walikota Malang saat ditemui di Musyawarah Wilayah
Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) Wilayah Jatim yang digelar di Universitas Merdeka Malang (UNMER Malang).
Untuk membuat wilayah kota sebagai wilayah yang kondusif untuk para pelajar, salah satunya pemkot Malang sudah melakukan upaya untuk mengumpulkan data terakurat di setiap kelurahan tentang informasi kos yang bebas dari unsur radikalisme. “Karena para radikalis ini melakukan perekrutan mulai sejak mahasiswa mulai daftar hingga sampai ke tempat kos. Jadi kami ingin mereka kos di tempat yang ‘aman’,” tambahnya lagi.
Untuk di bidang lain, tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah bisa bersinergi dengan PTS yang bersifat pengembangan dan pemberdayaan. Seperti misalnya pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PTS, tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah bisa memberikan dana hibah untuk program tersebut.
Sementara itu Prof. Dr. Suko Wiyono S.H., M.Hum rektor Universitas Wisnuwardhana Malang sekaligus ketua Aptisi Jatim menyebutkan selain itu sebenarnya ada beberapa kerjasama lain yang bisa dibentuk PTS dan pemda setempat. “Misal Pemda butuh merencanakan tata kota, kan kita punya banyak ahli di kampus-kampus sendiri tidak usah kan mencari sumber daya manusia dari PT di kota lain. Kita ini punya banyak SDM yang ahli di berbagai bidang.” Tukasnya pada wartawan. (Pus)

Berita Terkait

  • Infokampus.news - Perubahan yang sangat cepat tengah terjadi dalam segala aspek kehidupan berdampak pula terhadap tuntutan akan kualitas pendidikan, yang akhirnya menuntut adanya guru yang berkualitas dan profesional. Kualitas dan profesionalisme yang disyaratkan antara lain guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional sesuai dengan amanat yang tertuang dalam Undang-undang Guru dan Dosen. Dalam peraturan perundangan, disebutkan bahwa…
  • Infokampus.news – Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Swasta Ilmu Pertanian Indoensia (BKSPTSIPI) baru saja menggelar kongres pertamanya di Yogyakarta pada 3-4 Juli 2018. Kali ini Fakultas Pertanian Universitas Widyagama Malang (UWG) berjejaring dengan 52 Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia. Organisasi yang diinisiasi oleh Dekan Instiper Yogyakarta yakni, Ir. Enny Rahayu ini bertujuan mengumpulkan, menggabungkan dan mensinergikan seluruh kekuatan Fakultas Pertanian di PTS dalam sebauh forum yang lebih formal. Dekan Fakultas Pertanian kampus…
  • Infokampus.news - Dari sebutannya saja, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sudah jelas berbeda. Karena sama-sama perguruan tinggi, tentu saja keduanya tetap memiliki persamaan dalam beberapa hal. Namun dalam sistem struktural organisasi dan manajemen, umumnya keduanya menerapkan sistem yang berbeda, terutama masalah biaya studi. Sejak 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia telah membuat Peraturan Kemendikbud Nomor 55 Tahun 2013 mengenai diberlakukannya sistem BKT dan UKT…

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Ngeri! Mayoritas Muslim Tapi Daging di Pasaran Tidak 100% Halal, UIN Maliki Malang Inisiatif Ini

Mayoritas muslim di Indonesia mencapai angka 85% dari jumlah populasi total masyarakat yang jumlahnya ratusan juta jiwa. Namun hal ini...

Close