Bercita-cita Buat Kampung Jambu, Para Dosen UNIDHA Ini Kembangkan Potensi Jambu Dersono Gondangmanis

Infokampus.news, Malang – Potensi jambu dersono, atau yang biasa disebut jambu Gondangmanis di kecamatan Bandar Kedung Mulyo kabupaten Jombang sangatlah besar. Berbeda dengan jambu dersono yang tumbuh di kawasan lain, jika jambu tumbuh di kawasan ini maka jambu akan terasa sangat manis.

“Ya karena faktor tanah atau bahan induk tanahnya yang berbeda dengan daerah lain, kalau di sini jambu lebih empuk dan manis.” Tukas Dr. Enny Dyah S.P., M.P.,, ketua kelompok dari dua anggota yakni Prof. Dr. Ir. Indah Prihartini M.P., dan Dewi Tri Wulandari S.Pd., M.Pd.

Karena tertarik dengan keunikan ini ahirnya ia dan rekannya mulai melirik potensi yang dimiliki desa ini dan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat untuk bersama menggali potensi wilayah ini. Selain itu ia dan timnya juga berupaya untuk mengedukasi warga tentang penyakit yang ia jumpai kerap mengganggu pertumbuhan tanaman ini.

“Kami mulai mendampingi mulai dari pembibitan, pemberantasan hama, pembuatan pupuk organik sampai membuat produknya.” Tambah dia.

Potensi Jambu Dersono Bagus , Harapan Besar Pembangunan Kampung Jambu Segera Terwujud

Produk yang dihasilkan dari jambu ini pun ternyata beragam. Masyarakat yang awalnya hanya menjual jambu dersono segar seharga 30 hingga 40 ribu per kilo mulai melirik produk olahan yang bisa dihasilkan dari jambu ini.

“Minuman instan seperti sari jambu, kemudian selai dan jelly. Kedepan kami ingin kembangkan hingga handbody dan bodywash karena warnanya bagus dan kandungannya juga bagus. Tentu harganya juga kian terangkat,” Tutur Eny.

Kedepannya, pihaknya sangat ingin mematenkan jambu dersono atau jambu gondangmanis ini beserta produk olahannya, karena menurutnya hal ini sangat penting untuk memulai sebuah industri. Selain itu pihaknya juga ingin membuat kampung Jambu, dengan konsep yang sama dengan Kampung Coklat yang ada di Blitar namun tentu dengan produk berbeda.

“Saat ini kami masih fokus untuk menstabilkan produksi jambu jadi bagaimana agar tidak diserang hama dan juga memperbesar produksi produk olahan yang disebutkan tadi. Kami ingin membuat seperti kampung Jambu, jadi tempat wisata yang bernuansa alam dan tentu menyehatkan masyakarat. Mohon doanya,” Tandasnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dosen Sekaligus Peneliti UNAIR Ini Dapatkan Gelar Sekaligus Penghargaan Dari NCTU Taiwan

Imam Yuadi selaku dosen Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan (IIP) FISIP Universitas Airlangga berhasil meraih penghargaan bergengsi dari National Chiao...

Close