Berikan Efek Positif, UM Distribusikan Donasi ke Rumah Sakit dan Kllnik

INFOKAMPUS.NEWS – Gerakan Peduli Garda Terdepan Covid-19 Universitas Negeri Malang (UM) distribusikan donasi APD ke Rumah Sakit  dan Klinik di Jawa Timur.

Sebelumnya UM telah menyalurkan donasi  ke Kota Malang, warga disekitar wilayah UM, Warga desa Kuwolu Bululawang, hingga kota Batu. Satgas Pencegahan Covid-19 UM memperluas wilayah yang dijadikan sasaran untuk menerima bantuan yaitu beberapa rumah sakit/klinik  di Kota dan Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, serta Kabupaten Gresik.

Hal ini disampaikan oleh dr. Erianto Fanani, anggota Tim Satgas Kewaspadaan Pencegahan Covid-19 UM saat menyerahkan donasi APD kepada RS Ben Mari dan RS Wava Husada Kepanjen. “APD ini terdiri dari Hazmat, Face Shield dan masker baik masker bedah maupun non bedah,” papar Erianto.

“Kedua rumah sakit ini kami pilih, kami anggap sebagai  rumah sakit pintu gerbang dari Malang wilayah Selatan untu menuju ke Kota Malang. Jadi pastinya mereka akan melakukan pelayanan kesehatan yang  berlebih,” ungkapnya.

Melalui rilis, Ketua LP2M atau Koordinator Satgas Kewaspadaan Covid-19, Prof. Dr. MArkus Diantoro, M. Si menyampaikan jumlah bantuan yang berhasil digalang UM sampai tangggal 28 April 2020 yakni sebesar  Rp. 459.725.381,- yang berasal dari donasi sukarela dan remunerasi ASN UM. Selain dalam bentuk uang donasi dari warga UM dan masyarakat umu, donasi  juga berupa APD, sembako, bahan makanan, dan makanan siap saji.

Baca Juga :  Buka 4 Fakultas Baru, Universitas Pertahanan Gratiskan Biaya Kuliah

Erianto menyampaikan harapan UM bahwa donasi ini dapat bermanfaat. “Harapannya dengan bantuan APD ini semoga RS ini bisa memberikan pelayanan terbaiknya untuk melakukan  upaya pencegahan Covid-19,” tambahnya.

Penyaluran donasi bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD)  terus digiatkan Universitas Negeri Malang  (UM)  melalui gerakan peduli garda terdepan Covid-19 yang diprakarsai oleh sivitas UM (dosen, tenaga kependidikan  dan mahasiswa), lembaga kemanusiaan seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT), Gerakan Ahli Sedekah (GAS), Bazis UM, Pemuda Nusa dan Malang Raya Peduli Covid-19.

Penyaluran donasi APD ini terbagi menjadi dua, dimana untuk RS di Wilayah Malang Raya dikirimkan langsung, sedangkan untuk RS di luar Kota Malang dikirimkan melaui Kantor Pos.

Bertempat di Posko Gugus Tugas  – RS Wafa Husada Kepanjen dan RS Ben Mari Kendalpayak Kab. Malang, pada selasa 28 April 2020 Tim Satgas Pencegahan  Covid-19 UM yang diwakili oleh Kabag Kerjasama dan Humas UM Dra. Hj. Komariyah dan dr. Erianto Fanani anggota satgas datang menyerahkan donasi APD.

Baca Juga :  New Normal : Ini Saran Pakar Komunikasi UB untuk Industri Pariwisata

Donasi APD yang didistribusikan oleh Satgas Pencegahan Covid-19 UM diberikan kepada RS Wava Husada (Kepanjen), Klinik Muslimat Singosari, RS NU Jombang, RS Fatma Medika Gresik, RSI Unisma, RS Ben Mari Kendalpayak.

APD yang didistribusikan kepada RS Wava Husada berupa 65 hazmat, 65 Face Shiled, 5 masker medis, dan 100 masker non medis yang dikirimkan oleh petugas pada tanggal 28 April 2020.

Sedangkan, APD yang didistribusikan kepada Klinik Muslimat Singosari berupa 40 hazmat, 40 Face Shiled, 5 masker medis, dan 100 masker non medis yang dikirimkan oleh petugas pada tanggal 29 April 2020.

APD yang didistribusikan kepada RS NU Jombang berupa 40 hazmat, 40 Face Shiled, 5 masker medis, dan 100 masker non medis yang dikirimkan menggunakan jasa pengiriman pada tanggal 29 April 2020.

APD yang didistribusikan kepada RS Fatma Medika Gresik berupa 60 hazmat, 60 Face Shiled, 5 masker medis, dan 100 masker non medis yang dikirimkan menggunakan jasa pengiriman pada tanggal 29 April 2020.

Baca Juga :  Gorontalo PSBB, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Luncurkan Aplikasi

APD yang didistribusikan kepada RSI Unisma berupa 65hazmat, 65 Face Shiled, 5 masker medis, dan 100 masker non medis yang dikirimkan oleh petugas pada tanggal 29 April 2020.

Terakhir, APD yang didistribusikan kepada RS Ben Mari Kendalpayak berupa 40 hazmat, 40 Face Shiled, 5 masker medis, dan 100 masker non medis yang dikirimkan oleh petugas pada tanggal 28 April 2020.

Erianto juga menambahkan bahwa UM berharap semoga akan ada program yang serupa untuk rumah sakit- rumah sakit  yang  lain sehingga rumah sakit sebagai garda utama terhadap penyebaran Covid-19 bisa berperan sebaik mungkin bekerja seoptimal mungkin,  tenaga medisnya juga terjaga kesehatannya.  Sehingga penyebaran Covid-19 bisa ditekan seminimimal mungkin.

“Semoga apa yang sudah kami lakukan hari ini bermanfaat dan semoga memberikan efek positif di masyarakat,” pungkas Erianto. (Rfl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *