Berkat Buat Aplikasi, Mahasiswa STIKI Malang Ini Bisa Magang dan Liburan Gratis Ke Turki

INFOKAMPUS.NEWS – Penuh prestasi, Suhendra, mahasiswa prodi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia (STIKI) Malang magang gratis sekaligus menjadi panitia Simposium Internasional di Istanbul, Turki.

Suhendra, Mahasiswa berprestasi STIKI Malang saat di Istanbul

Selama kuliah, Suhendra tergolong mahasiswa yang sangat aktif. Beragam prestasi yang sudah ia menangkan, dan tidak tanggung-tanggung, ia berhasil membawa pulang 4 kategori Juara lomba nasional.

Kunci dalam berbagai keberhasilan yang sudah ia raih adalah kemauan atau motivasi berprestasi yang tinggi.  Ia selalu menantang dirinya sendiri untuk berusaha lebih dibanding kawan-kawan seusianya. Hal ini juga terlihat dari upayanya dengan bergabung menjadi panitia acara dalam International Istanbul Youth  Summit 2020. Pada event internasioanl ini  menjadi panitia pengembang aplikasi.

“Saya direkrut untuk magang sebagai panitia pengelola acara Istanbul Youth Summit. Yang saya kerjakan adalah membuat aplikasi untuk Youth Break the Boundaries foundation pelaksana kegiatan ini yang memakan waktu 3 bulan.” Ungkapnya ditemui tim humas.

Sebenarnya jika diterima dalam bentuk uang, pembuatan aplikasi ini bernilai sama dengan jasa pembuatan aplikasi pada umumnya. Namun Hendra, sapaan akrabnya, mengaku mendapatkan banyak hal yang nilainya lebih mahal dari kegiatan yang dia ikuti ini.

Baca Juga :  Tidak Bermimpi, Prof. I Made Wartana Berhasil Menjadi Profesor ITN

“Acara ini membuka lebih banyak relasi, jaringan sehingga peluang juga jadi lebih besar. Tinggal modal kemauan, kemampuan dan fisik saja.” tambah  pengurus BEM ini.

Suhendra juga aktif dalam berbagai kegiatan mahasiswa di STIKI Malang, serta berbagai kegiatan internasional lainnya. Namun begitu, ia mengaku masih belum puas. Hasrat belajar dan terus berprestasinya terus meningkat.

“Masih ingin melakukan banyak hal lagi. Kalau tips untuk teman-teman yang juga ingin aktif ya modal utama itu kemauan yang kuat, itu paling penting karena banyak saya lihat kesempatan terlewat begitu saja oleh teman-teman karena ya tidak ada kemauan untuk mengembangkan diri itu.” pungkasnya. (Hum/Rfl)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *