Berkat Tim UNIKAMA, Produksi dan Pemasaran Kripik Singkong dari Brongkal Jadi Seperti Ini!

Infokampus.news – Dalam rangka meningkatkan Tri Darma Perguruan Tinggi, dosen dosen di Universitas Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) melaksanakan pengabdian masyarakat. Salah satunya adalah pengabdian masyarakat di desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran. Pengabdian masyarakat tersebut diwadahi dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dan dilakukan oleh beberapa dosen di Fakultas Bahasa dan Sastra diantaranya Siane Herawati, S.Pd., M.Pd (Ketua), Dr. Mujiono M.Pd (Anggota) dan Giovanni Irawan, SS., M.Hum (Anggota).
PKM di desa Brongkal ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dan sistem pemasaran keripik singkong dan talas.

“Kami ingin membantu meningkatkan produksi dan pemasaran keripik singkong dan talas bagi ibu-ibu di desa Brongkal ini agar kualitasnya lebih meningkat dan sistem pemasarannya lebih luas. “ Jelas Siane sebagai ketua PKM .

Siane mengungkapkan bahwa sistem pembuatan keripik singkong dan talas awalnya hanya menggunakan alat-alat sederhana, belum memiliki merk dan ijin dagang (P-IRT) juga system pemasarannya masih dijual secara tradisional dan dengan dititipkan di toko toko, juga dari mulut ke mulut. “Dari permasalahan tersebut kami memberikan pelatihan pembuatan keripik singkong dan talas dengan aneka rasa agar lebih variatif dan menarik, memberikan nama merk dagang agar dikenal yaitu “Keripik Singkong dan Talas Top Brongkal” dan kami membantu menguruskan P-IRT ke Dinkes Kabupaten Malang, juga memasarkan hasil produksi ibu-ibu ini baik secara online maupun offline”, ungkap Siane.

Baca Juga :  Kampus Unikama Bakal Terima 2000 Mahasiswa Baru di Tahun 2022

PKM ini dilaksanakan sejak bulan Juli hingga Agustus 2018 diikuti oleh sekitar 20 orang warga desa Brongkal. Disamping memberikan pelatihan berupa pembuatan keripik singkong dan talas aneka rasa, pembuatan label, pembuatan website, cara pemasaran secara online dan offline tim PKM sebanyak 3 orang ini juga melaksanakan pendampingan. “Kami memberikan pendampingan agar masyarakat bukan hanya mendapatkan bekal pelatihan kemudian tidak dapat mengaplikasikan keterampilan yang telah diberikan, tetapi kami mengharap warga desa Brongkal dapat mengaplikasikan keterampilan dari pelatihan yang telah didapat sehingga PKM ini membawa manfaat dan berhasil bagi warga desa Brongkal” Ungkap Siane. (Hum/Pus)

Sumber: Humas UNIKAMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *