Bincang-Bincang Santai Tentang Visual Untuk Musik

Infokampus.news, Malang – Acara yang menjadi inti dari kelas keliling #5 adalah bincang-bincang dan sharing dengan para artworker. Bincang-bincang ini dilaksanakan dengan kurator penulis musik asli Malang ,Samack yang sering menyumbangkan karyanya untuk Jakartabeat, Supermusic dan Rolling Stone Indonesia serta penulis yang namanya sudah merambah dunia internasional, Wawan Eko Yulianto.

“Seni visual grafis memang sejak dulu erat dengan dunia music, terutama sebagai sampul maupun merchandise band. Jika awalnya dulu artwork ini hanya dianggap sebagai pemanis saja, kini artwork memerankan peran yang lebih penting,” buka Samack dalam diskusi itu.

Ia menambahkan, pentingnya artwork dalam konsep album sebuah band adalah kekuatan seni visual dalam menyedot perhatian penggemar. Band-band kelas dunia seperti Coldplay, Pink Floyd, serta Mew adalah contoh band yang sangat mementingkan penggabungan konsep audio dan visual dalam setiap album mereka. Dan penggabungan itu terbukti telah membawa nama mereka melambung tinggi saat ini.

Bagai Sampul Untuk Buku

Senada dengan Samack, Wawan juga mengatakan bahwa artwork adalah bagian tak terpisahkan dalam dunia music saat ini. Pria berkacamata itu mengatakan artwork dapat diandaikan bagai sampul untuk buku dalam sebuah album.

“Sebagai contoh kuatnya peran artwork, jika kita bicara tentang album Nevermind dari band Nirvana, pasti yang kita ingat adalah foto bayi yang berenang. Sudah jadi identitas kan itu?” ungkap Wawan.

Tidak hanya dua orang itu, beberapa orang yang telah berpengalaman menjadi pencipta artwork album sebuah band juga turut menyampaikan opini dan argument mereka tentang pentingnya keterlibatan seni rupa dalam sebuah cetak fisik karya sebuah band. Contohnya adalah Danang, mahasiswa UM yang menjadi artworker untuk band Rumah Serem.

“Artwork itu bisa merubah image band, contohnya ya Rumah Serem itu sendiri. Namanya kan terdengar seperti band metal, tapi dengan artwork yang lucu akhirnya kan jadi ketahuan karakter mereka sebenarnya,” cerita Danang. (Art)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bukti Seniman UM Masih Bergerak

Kami memang lebih memfokuskan pada band-band local UM Karena tujuan kami dari awal adalah untuk meningkatkan geliat gerakan music para...

Close