BNPT Bergerak di Kampus Beri Pemahaman Dan Penanggulangan Radikalisme

Infokampus.news, Malang – Brigjen Pol Hamli hari ini (31/7) menghadiri acara Seminar Nasional yang bertemakan “Radikalisme di Kampus” yang diadakan di Auditorium Lantai 6 Gedung A Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang. Dalam hal ini BNPT Bergerak untuk memberikan pemahaman dan penanggulangan radikalisme.

Brigjen Pol Hamli menjelaskan “sejak tahun 1990 hingga sekarang pelaku radikalisme berlatar belakang dari anak sekolahan atau mahasiswa. Jika anak lulusan SD-SMA hanya berpikir Jihad itu perang, namun mahasiswa akan berpikir panjang dan mengetahui tujuan jihad untuk siapa” .

Beliau juga menambahkan banyak faktor yang mempengaruhi mereka untuk mengikuti radikalisme ini diantaranya yang pertama yakni ideologi Agama dimana terjadi penyimpangan pemahaman agama yang keliru, yang kedua yakni solidaritas komunal dimana seperti kasus yang terdapat di daerah Ambon, yang ketiga Mobimentality atau ikut-ikutan ini merupakan misi balas dendam. Dan yang terakhir adalah situasional yakni adanya rasa ketidakadilan dan mengalami kemiskinan atau bisa kita sebut dengan kondisi masalah sosial.

“Sasaran mereka jika dikampus itu ada;ah mahasiswa baru, nanti mereka akan dibantu untuk mencari kos terus diajak berteman, berkumpul di asrama, masjid atau bahkan mushola.  Ya kita bisa melawan mereka dengan mimbar. Karena selama ini mereka melakukan dengan smebunyi-sembunyi,” Ungkap Brigjen Pol Hamli

Dekan fakultas Hukum  Dr. Rachmad Safa’at, S.H., M.Si mengatakan “Dunia kampus memang harus radikal. Tapi kita lihat dulu pemahaman radikal disini adalah pemikiran dasar untuk mencari solusi yang ebrguna bagi bangsa, tidak dengan cara kekerasan atau paksaan, Kalau dengan kekerasan dan paksaan itu baru terorisme” Ungkapnya.

Dr. Rachmad Safa’at, S.H., M.Si menjelaskan ada 5 cara menanggulangi radikalisme diantaranya pemikiran harus kontra dengan radikalisme, yang sudah tertanam pemikiran radikalisme berusaha kita ajak untuk berada dijalan yang benar, yang ketiga kontra Ideologi berikan pemahaman bahwa Ideologi radikalisme itu tidak bagus, jika dirasa ideologi pancasila lebih bagus pertahankan, yang keempat menetralisir saluran media dengan pintar meyaring informasi, yang terakhir menetralisir lingkungan supaya kondusif.

Seminar ini dihadiri oleh BAN-PT yakni Brigjen Pol Hamli, selanjutnya penanggulangan penyebaran radikalisme di kalangan mahasiswa (Perspektif hukum pidana dan IT) disampaikan oleh Dosen Fakultas Hukum UB yakni Faizin Sulistio serta Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yakni Yusli Efendi, S.IP.MA. membahas mengenai Model Penyebaran Paham Radikalisme di Kampus. (Jul)

 

 

 

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Seminar Radikalisme
Dies Natalis Fakultas Hukum UB adakan Seminar Nasional Bahas Radikalisme

Infokampus.news, Malang – Dalam Rangka Dies Natalis Ke-61 Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang mengadakan serangkaian kegiatan. Hari ini (31/7) Diadakan

Close