Bosen Mata Kuliah Monoton? Menristekdikti Wajibkan Kampus Beri Edukasi Mitigasi Bencana

Infokampus.news – Melihat belakangan ini banyak terjadi bencana alam yang melanda beberapa wilayah yang ada di Indonesia, hal ini membuat Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar edukasi dan mitigasi bencana di masyarakat ditingkatkan. Mengingat, secara geografis Indonesia berada di daerah yang rentan terkena bencana alam.

Diketahui, arahan Presiden agar mitigasi dan edukasi bencana di masyarakat ditingkatkan, hal ini diungkapkan pada saat ia memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin lalu (7/1)

“kita harus terus meningkatkan daya tahan kita, kesiapsiagaan kita untuk menghadapi bencana” Ungkap Presiden. Sudah selayaknya pemerintah bersama-sama DPR RI mengalokasikan anggaran lebih banyak lagi untuk mengedukasi dan emningkatkan mitigasi bencana di masyarakat.

Hal ini membuat Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi atau biasa disebut Menristekdikti menginstruksikan seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk memasukkan materi edukasi dan mitigasi bencana alam dalam kegiatan perkuliahan. Jadi buat Sobat FoKus yang merasa mata kuliah kalian monoton, nah ini angin segar buat kalian ya!

Beliau menyampaikan bahwa tahun ini smeua kampus perguruan tinggi haus menjelaskan apa dan bagaimana mitigasi bencana. Jadi untuk tahun ini ada tiga fokus perguran tinggi, yakni bela Negara dan wawasan kebangsaan, materi antikorupsi, dan masalah kebencaan.

“Tidak sulit memasukan materi edukasi dan mitigasi bencana alam dalam kegiatan perkuliahan karena kementeriannya sudah menyusun kurikulum yang khusus berisi mengenai hal itu. Bencana alam terjadi dari banyak jenis tetapi fokus kita kali ini lebih kepada bencana alam gempa dan tsunami”

Selain itu perlu Sobat FoKus ketahui beberapa Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia sudah dahulu menerapkannya diantaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Nasir Juga menghimbau kedepannya Perguruan Tinggi menyebarkan pengetahuan soal edukasi dan mitigasi bencana itu ke masyarakat luas. “Kan penjelasan di Perguruan Tinggi itu adanya di mata kuliah dasar. Dijelaskanlah kondisi Indonesia ini ada di ring of fire, apa yang harus kita lakukan. Nantinya ketika mereka melakukan praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN), gantian mereka menjelaskan kepada masyarakat. (Jul)

Berita Terkait

  • Infokampus.news – beberapa kali ini warganet Indonesia digemparkan dengan menggunakan lirik bahasa Sunda yang terbilang enak untuk didengan dan kebanyakan orang kalau sudah mendengan dan menonton klip videonya pasti akan cengar-cengir sendiri. Sekarang ini banya musisi yang piawai bikin lagu dari lirik-lirik yang sebenarnya sederhana tetapi setelah beredar ke masyarakat bisa diterima. Netizen juga menikmatinya dengan baik, lalu viral dan menjadi trend salah satuinya lagu yang dinyanyikan oleh Oma Mulyana…
  • Infokampus.news – Pasti kamu pernah nonton film yang mengisahkan bahwa di masa depan, superioritas manusia telah digantikan oleh robot dan teknologi. Yap! Saat ini kita sudah mulai merasakan diskriminasi dimana manusia seakan sudah tidak berguna lagi karena dijajah kecanggihan teknologi.berikut ini jurusan menarik tapi tidak viral apa saja ya? Farmasi Tahukah kamu kalau sekarang sudah banyak sekali toko obat yang beralih dari sistem konvensiopnal ke sistem cerdan nan efektid seperti…
  • Infokampus.news – Siapa yang tidak kenal Zedd? DJ ternama akan bertandang kembali ke Indonesia melalui pesta musik satu malam Sun & Moon di Omnia Bali 21 September mendatang. Jelang aksi panggungnya, Zedd berkicau di Twitter dengan menulis jargon yang sedang viral di kalangan warganet Indonesia “Masuk Pak Eko”. “Ok Ok Ok. Masuk Pak Eko!” Tulis darah kelahiran Rusia – Jerman pada kamis 2) Septemebr 2018. Cuitan dari Akun Zadd yang…

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Tony Prasetiantono
BERITA DUKA: Ekonom UGM A. Tony Prasetiantono Tutup Usia

Infokampus.news - Berita duka kembali terdengar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Ekonom UGM A. Tony Prasetiantono meninggal dunia di

Close