Buka Rangkaian Dies Natalis UB ke 54, Karyawan UB Lomba Balap Karung

Infokampus.news, Malang – Universitas Brawijaya (UB) hari ini membuka rangkaian kegiatan Dies Natalies ke-54. Dalam hari pertama rangkaian Dies Natalies ke 54 ini, UB menggelar Lomba Antar Unit Kerja yang berlangsung di Lapangan Rektorat UB pagi ini. Peserta dari perlombaan ini sendiri adalah karyawan-karyawan yang ada di seluruh Fakultas yang ada di UB. Permainan yang di perlombakan pun sangat unik dan tradisional, diantaranya lomba balap karung dan lomba tengklek.

Baca Juga :

Dalam pantauan Tim Infokampus, perlombaan yang dilaksanakan pagi tadi memancing antusias kalangan civitas akademika di UB. Beberapa pendukung peserta dari berbagai Fakultas pun hadir dalam memeriahkan suasana. Begitupun dari kalangan mahasiswa, salah satu penonton Tarinta Dwista mengatakan bahwa perlombaan tersebut menarik dan lucu karena para karyawan UB mengikutinya dengan antusias.

“Yang lomba antusias sekali jadi lucu dan menarik untuk ditonton. Apalagi selama di fakultas kan biasa melihat wajah-wajah serius di karyawan, nah sekarang ngeliat mereka pada lomba itu menghibur sekali,” Ungkap mahasiswi Psikologi UB tersebut.

Dalam gelaran rangkaian Dies Natalis UB yang pada tanggal 5 Januari 2017 mendatang memasuki umur 54 tahun memang menghadirkan banyak kegiatan yang layak untuk disimiak. Dalam rangkaian Dies Nalatalis yang akan berlangsung dari tabggal 13 Desember 2016 sampai 17 Februari 2017 ini juga mengikutsertakan kalangan Civitas Akademika, Alumni, Rekan Kerja Universitas Brawijaya, serta seluruh masyarakat yang ada di Malang Raya.

Dies Natalis UB ke 54 Akan Pecahkan Rekor MURI

Dalam Dies Nalatalis UB ke 54 ini sendiri akan mengangkat tema “Spirit of Creativity and Innovation In Harmony”.  Di usia yang sudah memasuki 54 tahun ini, UB akan berusaha menjadi salah satu Universitas yang berperan aktif dalam mendukung perkembangan pembangunan bangsa Indonesia.

Selain itu, Dalam Dies natalis ke 54 ini, UB akan melakukan pemecahan Rekor MURI di bidang seni dan budaya. Pemecahan Rekor MURI tersebut adalah Mewarnai 100 Wayang Krucil Malangan. Krucil Wayangan sendiri merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang sudah diakui olehdunia.

“Kami mememilih Wayang Krucil karena ini merupakan kesenian budaya khas Kota Malang yang harus dilestarikan sebelum diambil oleh daerah lain,” Ungkap Ketua Pelaksana Prof Unti Ludigdo beberapa hari lalu.

Penulis : Ucha Julistian

Foto : Ucha – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lima Kampus Terbaik STEM untuk Perempuan

Belakangan kampus terbaik STEM)menjadi bidang yang diminati sekaligus berpotensi menunjang karier di masa depan.

Close