Bukti Seniman UM Masih Bergerak

Infokampus.news, Malang – Acara kelas keliling #5 dilengkapi oleh lapak-lapak dari band-band dan label-label yang dibahas. Dengan begitu, karya-karya para seniman yang ada tidak hanya dipamerkan tapi juga dapat dibeli dengan bentuk merchandise dari band-band yang pernah bekerja sama dengan mereka.

Beberapa band yang terlibat dalam acara itu adalah Tani Maju, Intenna, Monohero, I Postrock, serta Rotan Dan Kayu. Band-band tersebut memang didominasi oleh para alumnus ataupun mahasiswa aktif Universitas Negeri Malang, sehingga bisa disebut band local UM.

“Kami memang lebih memfokuskan pada band-band local UM Karena tujuan kami dari awal adalah untuk meningkatkan geliat gerakan music para musisi kampus ini. Biar para mahasiswa yang punya passion dalam bidang music bisa tahu bahwa ada band besar yang lahir dari lingkungan yang sama dari mereka,” terang Kempel.

Tak Hanya Seni Musik

Acara ini tidak hanya melibatkan band-band yang berasal dari UM, tapi juga ada beberapa band yang berasal dari luar kampus UM. Namun Karena yang menjadi focus dalam kegiatan kali ini adalah para seniman desain album band, para seniman itu semua adalah warga dan alumnus UM.

“Ini juga bukti bahwa kreatifitas seniman UM tidak hanya beredar di area kampus sini saja, tapi sudah banyak dikenal di seluruh Malang. Jadi walaupun mereka berasal dari kampus lain, toh yang mereka percaya untuk mendesain artwork album mereka juga dari UM,” tambah mahasiswa semester akhir jurusan Sastra Inggris itu.

Acara yang dikemas secara sederhana ini mengupas segala perrmasalahan dan uneg-uneg yang sering dihadapi oleh para pekerja seni rupa di dunia music itu. Beberapa permasalah yang dibahas antara lain adalah penghasilan yang kurang sesuai, perhatian yang kurang dari masyarakat tentang sosok mereka, hingga pentingnya pekerjaan mereka dalam mendukung jalannya sebuah band. (Art)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pameran Artwork Band Lokal di Kafe Pustaka UM

Mulai dari bincang-bincang dengan para seniman dan diskusi antara korelasi music dan artwork, karya mereka juga dipamerkan di Kafe Pustaka,

Close