Calon Mahasiswa Ramai-Ramai Daftar Kuliah di UWG Malang

Infokampus.news, Malang – Masa penjaringan dan penerimaan mahasiswa jalur SNMPTN dan SBMPTN sudah berakhir, banyak calon mahasiswa yang tidak terpilih di PTN harus mengambil cara lain dengan mendaftar di PTS. UWG Malang adalah salah satu PTS yang menjadi favorit para calon mahasiswa, baik calon mahasiswa yang dari kota Malang maupun luar pulau sudah bersaing untuk dapat menjadi salah satu mahasiswa di kampus inovasi ini.

UWG Malang sendiri membuka jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sejak awal maret lalu dengan tiga gelombang, Gelombang I 01 Maret-30 April, Gelombang II 02 Mei-30 Juni, Gelombang III 01 Juli-20 September. Dengan menggunakan 5 jalur seleksi untuk penerimaan mahasiswa, yakni :

  1. Jalur seleksi Penerimaan Mahasiwa Baru Tanpa Tes/Undangan
  2. Jalur seleksi Penerimaan Mahasiwa Baru melalui Tes/Reguler
  3. Jalur seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Beasiswa Unggul Mulia dan Bidik Misi
  4. Jalur seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana
  5. Jalur seleksi Penerimaan Mahasiwa Baru Pindahan dan Alih Jenjang
Fakultas Ekonomi Masih Menjadi Favorit di UWG Malang

“Kalau masalah jumlah kita belum bisa memastikan karena sekarang  masih masuk gelombang 2, kalau dibandingkan tahun lalu saat masuk gelombang 2 memang ada perbedaan, saat ini sudah banyak yang mendaftar,” ungkap Ir. Bambang Riadi Santoso selaku ketua unit PMB.

“Di UWG Malang sendiri memiliki program unggulan PMB beasiswa, dengan target penerimaan 1000 mahasiswa baru,” imbuhnya.

“Untuk beasiswa sendiri sudah ada pendaftar beasiswa yang langsung melakukan registrasi dan ada juga yang masih menunggu pengumuman hasil SBMPTN. Sejauh ini Fakultas Ekonomi masih menjadi favorit calon mahasiswa yang ingin mendaftar di UWG Malang,” tutupnya. (has)

 

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ini Tips Supaya Akhir Pekan Kamu Tetap Produktif Di Bulan Puasa!

Infokampus.news, Malang - Menjalani ibadah di bulan ramadhan bukan berarti kamu harus mengurangi tingkat produktif di bulan puasa.

Close