Car Free Day UM, Bagaimana Tanggapan Para Mahasiswa?

Infokampus.news, Malang – Setiap hari Jum’at, seperti biasa beberapa akses jalan utama ditutup oleh pihak kampus karena diterapkannya Car Free Day yang telah berlaku beberapa tahun belakangan ini. Sistem ini adalah upaya kampus untuk mengurangi polusi yang terjadi di lingkungan area belajar mengajar, jadi untuk para mahasiswa hanya diperbolehkan parkir di area parkir terluar kampus.

Jika gedung perkuliahan berada di tengah kampus, mereka harus rela berjalan kaki ataupun menggunakan fasilitas sepeda kayuh yang ada di beberapa titik saja di lingkungan kampus. Nah, bagaimana sih sebenarnya tanggapan mahasiswa sendiri terhadap Car Free Day UM ini?

Baca Juga :

Pengguna Kendaraan Berkurang Meskipun Sedikit

Ditemui seusai berkuliah, Tantri, seorang mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam atau FMIPA UM menceritakan tentang kebijakan ini kepada tim Infokampus.news.

“Ya kebijakannya bagus, meskipun harus berjalan sedikit jauh ya karena gedung perkuliahan saya letaknya cukup jauh dari gerbang utama (JL. Veteran). Tapi disamping itu yang paling penting kan sebenarnya pengurangan polusinya di sekitar kampus, saya lihat beberapa dosen dan teman saya kalau hari jum’at beralih menggunakan sepeda pancal,” ujarnya.

Baca Juga :  Wujudkan Impian Ibu, Wisudawan Unsoed Raih Gelar Sarjana Kedokteran IPK 3,92

Mahasiswa semester 5 ini menjelaskan pula dengan adanya kebijakan ini, kuliah menjadi lebih tenang dan tidak berisik karena suara kendaraan bermotor.

Jalan sedikit lebih jauh

Disis lain, ia juga merasa kasihan dengan teman-teman seangkatan lainnya yang berkuliah di gedung yang jauh dari gerbang UM.

“Saya tidak bisa membayangkan ya, gimana kalau kuliah seperti teman-teman di gedung dalam itu. tapi ya bersyukur tidak terlampau jauh dari gerbang haha,” tukasnya sedikit senang.

Ia menambahkan dalam hal ini mahasiswa yang menggunakan kendaraan bermotor di hari Jum’at tidak mengalami penurunan drastis menurut sepengetahuannya, namun kebijakan ini dirasa baik. Selain menyehatkan karena berjalan, ia berharap para mahasiswa mau sadar dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor tidak hanya di hari jum’at saja tapi juga di hari lain. (ir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *