Cara Memilih Prodi & Kampus di SBMPTN 2016

Tidak lama lagi, para siswa kelas XII dan alumni SMA/sederajat tahun 2014 dan 2015 akan bisa mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016.  Jika Anda termasuk salah satu calon peserta SBMPTN 2016, simak dulu cara memilih program studi (prodi) dan kampus tujuan di jalur ujian tulis tersebut.

Mengutip dari laman resmi SBMPTN 2016, ada tiga kelompok ujian yang bisa dipilih calon peserta yaitu Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum) serta campuran. Program studi (prodi) yang disediakan 78 perguruan tinggi negeri (PTN) peserta SBMPTN 2016 sendiri dibagi dalam dua kelompok yaitu Saintek dan Soshum.

Peserta SBMPTN 2016 bisa memilih maksimal tiga prodi dengan ketentuan :

– Jika memilih tiga prodi Saintek, maka peserta mengikuti kelompok ujian Saintek;

– Jika memilih tiga prodi Soshum, maka peserta mengikuti kelompok ujian Soshum;

– Jika memilih prodi Saintek dan Soshum, maka peserta mengikuti kelompok ujian Campuran.

– Jika hanya memilih satu prodi, maka peserta dapat memilih prodi di PTN mana pun;

– Jika memilih dua atau tiga prodi, maka salah satu prodi pilihan harus di PTN yang berada dalam satu wilayah pendaftaran dengan tempat peserta mengikuti ujian. Prodi pilihan lainnya dapat di PTN di luar wilayah pendaftaran tempat peserta mengikuti ujian.

Perlu diingat, urutan pemilihan prodi dan PTN menyatakan prioritas pilihan Anda. Jadi, pikirkan baik-baik sebelum menentukan pilihan Anda!

Anda bisa mengecek daftar wilayah pendaftaran, prodi, daya tampung per PTN pada SBMPTN 2016, jumlah peminat program studi per PTN  atau informasi seputar SBMPTN lainnya di situs sbmptn.ac.id. Informasi ini bisa  Anda akses mulai 11 April 2016. (FA)

 

Sumber : news.okezone.com

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profesi Keinsinyuran Harus Bisa Memenuhi Kebutuhan Pasar

Dalam menghadapi Asean Economic Community, diperlukan suatu upaya untuk memberikan tempat bagi para Insinyur Indonesia agar jumlah Insinyur Indonesia yang...

Close