Cara Perlindungan Untuk TKI Terbaru ini Disampaikan Langsung Dirjen Imigrasi Kemenham Agar Mahasiswa Paham

Infokampus.news, Malang – Beberapa cara perlindungan untuk TKI terbaru disampaikan langsung oleh Dirjen Imigrasi Kementrian Pertahanan dan Keamanan Indonesia Dr. Ronny F. Sompe S.H., M.H., dalam seminar nasional hari ini (31/10). Dalam acara yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang (UB) ini Dirjen menyampaikan pentingnya regulasi yang diberikan untuk para Tenaga Kerja Indonesia sebelum berangkat ke luar negeri.

“Kami memberikan beberapa regulasi, nah yang terbaru tahun ini sebanyak 4.000 pemohon kami tunda pemberian passport tentu dalam rangka memberikan perlindungan.” Paparnya.

Perlindungan Untuk TKI Terbaru Hindari Human Trafficking 

Menurutnya ribuan orang ini harus ditelusuri terlebih dahulu pekerjaan yang akan mereka kerjakan nantinya di negeri orang. Karena sekarang di luar negeri banyak tawaran kerja yang terlihat menggiurkan ternyata merupakan sindikat human trafficking atau perdagangan manusia.

“Baru tahun ini kita lakukan setelah lihat bahwa imigrasi juga harus berperan karena pembuatan paspor itu bukan semata mata hak warga negara, tapi juga ada kewajiban kita untuk melindungi.” Tambahnya.

Selain itu, tahun ini pemerintah juga melakukan upaya lain yakni pelarangan pengiriman Tenaga Kerja Indonesia Informal ke daerah Timur Tengah.

“Negara tetapkan moratorium pemberhentian pengiriman tenaga kerja informal pembantu ke Timur Tengah. Sampai mereka (re: Masyarakat Timur Tengah) membuat iklan memasang harga tinggi untuk perekrutan pembantu rumah tangga asal Indonesia, tapi budaya mereka itu berbeda jadi kalau sudah dapat pembantu itu lebih diperlakukan seperti budak. Ini yang jadi pertimbangan kami,” Tutupnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapat Penghargaan Best Performing University of the Year, Ternyata Ini yang Beda di UNISMA

Penghargaan best performing university of the year yang di peroleh Universitas Islam Malang (UNISMA) pada Jum'at silam (27/10)

Close