Cegah Praktek Perpeloncoan, Rangkaian Ospek UB Perbanyak Kegiatan Berlandaskan Cinta Negara

Infokampus.news, Malang – Sekitar 10.000 mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB) hari ini (19/8) menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Brawijaya. Hal tersebut dikerenakan hari ini pula para mahasiswa baru UB tersebut mengikuti kegiatan upacara pembukaan PKK MABA UB 2017. Berbeda dengan tahun lalu, fokus pembinaan mahasiswa baru UB untuk tahun ini akan berpusat pada pendidikan karakter, khususnya  karakter cinta negara dan bangsa. Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS saat ditemui tim Infokampus.news di sela-sela kegiatan.

Materi Cinta Negara Jadi Fokus Pembinaan Ospek UB Tahun Ini

Menurut Prof. Bisri, penanaman karakter cinta bangsa dan negara merupakan fokus utama dalam pembinaan karakter mahasiswa baru UB. Diharapkan, nantinya mahasiswa baru akan diberikan materi-materi yang berdasar pada kecintaan pada bangsa dan negara.

“Aplikasi dalam bentuk aktivitasnya pun juga begitu, kegiatan dalam tiap fakultas dan kegiatan lainnya akan disisipkan materi tentang kebangsaaan sehingga terbentuk output kecintaan pada negara,” Pungkasnya.

Rektor UB Instruksikan Dekan dan Wakil Dekan Awasi Ketat Kegiatan PKK MABA

Selain itu, demi menghindari praktek perpeloncoan dalam kegiatan ospek UB kali ini, Prof. Bisri akan menginstruksikan para Dekan dan Wakil Dekan di tiap fakultas untuk mengawasi langsung kegiatan ospek UB tingkat fakultas dalam dua hari kedepan.

“Besok Dekan dan Wakil Dekan di tiap fakultas untuk mengawasi secara ketat kegiatan PKK MABA Fakultas demi menghindari tindak perpeloncoan. Jika terjadi sanksinya pun jelas dan sudah terdapat di buku pedoman,” Ungkapnya.

Panitia Ospek UB Berkomitmen Tidak Akan Lakukan Kegiatan Perploncoan

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan PKK MABA Arif Zainudin, menegaskan bahwa komitmen panitia PKK MABA UB tegas tidak akan melakukan praktek perpeloncoan dalam rangkaian ospek UB. Menurutnya, Pihak panitia lebih mendorong kegiatan-kegiatan yang menjurus pada materi kecintaan terhadap negara dan bangsa.

“Sesuai pedoman Peraturan Rektor No. 66 tahun 2017 kegiatan perpeloncoan memang tidak akan ada. Justru kita lebih memperbanyak kegiatan akademik dan pemberian materi-materi cinta negara,” Ungkpanya. (uch)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hari Ini, Ribuan Mahasiswa Baru UB Jalani Upacara Pembukaan PKK MABA UB

Infokampus.news, Malang - Sebanyak kurang lebih 10 ribu Mahasiswa baru tahun 2017 berkumpul di kegiatan pembukaan PKK MABA UB tahun...

Close