Cetak Sejarah Baru Miss Universe 2019, Frederika Alexis Cull Masih Berstatus Mahasiswa

INFOKAMPUS.NEWS – Sebagai perwakilan DKI Jakarta 1, Frederika Alexis Cull tak pernah menyangka kiprah perdananya di ajang kecantikan langsung membawanya menyandang predikat Puteri Indonesia 2019. tak berhenti disitu perempuan berusia 20 tahun ini mencetak sejarah dengan menjadi perwakilan Indonesia yang tembus 10 besar Miss Universe 2019.

Perempuan kelahiran 05 Oktober 1999 ini bersaing dengan 85 finalis dalam ajang Miss Universe 2019, malam puncak grand final sendiri digelar pada tanggal 08 Desember 2019 di Tyler Perry Studio, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. meraih 10 besar, tentu ini menjadi prestasi yang sangat membanggakan, mengingat ini pertama kalinya Indonesia berhasil menjadi 10 besar di ajang kecantikan bergengsi di dunia itu.

Frederika merupakan anak dari pasangan Simon Pearce dan Yulia Pearce yang memang sejak lama tinggal di Gol Coast, Queensland, Australia. pendidikan dasar yang dijalaninya di SD British School membuat kemampuan berbahasa asing Erika (nama panggilannya) terasah sejak kecil.

Meski orang tuanya berasald ari golongan ekonomi mapan, namun Frederika terkenal sebagai pribadi yang mandiri dan berjiwa sosial tinggi sejak kecil.

Baca Juga :  Kampus Unikama Bakal Terima 2000 Mahasiswa Baru di Tahun 2022

“Erika memang sejak kecil mandiri dan selalu memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dia amat peduli dengan masyarakat yang berada di sekelilingnya. Bahkan sejak kecil dirinya dan beberapa rekannya sudah berusaha merintis sebuah aksi sosial bernama Sekolah Biasa yang diperuntukan bagi anak-anak yang berasal dari kalangan ekonomi lemah. Keikutsertaan Erika di ajang ini adalah kemauannya sendiri. Meski usianya masih sangat muda, tapi kami sebagai orangtuanya percaya ia mampu menjawab tantangan ini. Hasilnya kita sudah ketahui bersama sekarang. Yang pasti kami sebagai orangtuanya amat senang dan bangga dengan prestasi yang ditorehkannya,” ungkap Yulia.

Sebagai mahasiswi di Lancaster University Inggris jurusan International Bussines, Frederika juga dikenal sebagai penyayang dan pecinta hewan. Ia tak segan-segan bergabung dengan sebuah yayasan penyayang binatang dan bekerja sama dengan tempat penampungan hewan di Jakarta untuk menyelamatkan dan melindungi hewan peliharaan yang ditelantarkan.

Tak berhenti disitu, wanita bertinggi 172 cm itu juga selama tiga tahun belakangan aktif menjalankan Sekolah Bisa yang menyediakan pendidikan dari berbagai jenis mata pelajaran untuk anak-anak kurang mampu. Tujuannya, agar anak-anak tersebut siap saat memasuki sekolah umum. Untuk penyelenggaraannya, Sekolah Bisa bekerja sama dengan sebuah yayasan pendidikan non pemerintah.

Baca Juga :  Kominfo Larang 11 Data Ini Disebar di Media Sosial

Kemudian, Frederika juga aktif di organisasi Cyber Shanty, yaitu organisasi yang bertujuan mengajarkan para siswa tentang penggunaan teknologi. Para siswa dari organisasi ini juga tidak memiliki akta kelahiran sehingga membuat mereka tidak memiliki identitas resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *