Coba Ikuti langkah-Langkah dan Cara Kamu Menghadapi Gempa Bumi

Infokampus.news Gempa Bumi terjadi ketika kerak bumi mengalami pergeseran dan menimbulkan guncangan gelombang seismik yang saling berbenturan. Gempa bumi terjadi tanpa epringatan dan biasnaya disusul dengan sejumlah gempa susulan yang lebih lemah dari gempa utama. Berikut ini adalah langkah-langkah dan cara kamu menghadapi gempa bumi.

  1. Berlutut, Berlindung dan Berpegangan.

Meski bukan satu-satunya metode perlindungan diri ketika berada di dalam ruangan saat terjadinya gempa bumi, metode ini sangat dianjurkan oleh Federal Emergency Management Agency (FEMA) dan Palang Merah Amerika. Perlu diketahui gempa bumi besar bisa terjadi tiba-tiba dan tanpa peringatan sama sekali. Sangat disarankan untuk segera berlutut dan merendahkan badan ketika guncangan mulai terasa. Gempa bumi kecil dapat ebrubah menjadi gempa bumi besar dalam hitungan detik, lebih baik mengamankan diri dari pada menyesald di kemudian hari.

 

  1. Segitiga Kehidupan

Gunakan metode segitiga kehidupans ebagai laternatif teknik berlutut, berlindung dan berpegangan. Jika tidak dapat berlindung di bawah meja. Kamu mempunyai beberapa pilihan. Meskipun masih diragukan oleh sebagian besar petugas keselamatan gempa bumi terkemuka di dunia, metode ini dapat menyelamatkan nyawa seandainya bangunan tempat anda berada runtuh. Teori segitiga kehidupan menyatakan bahwa orang yang berlindung di sebelah, bukan dibawah. Penganut teori ini yakni bahwa berlindung di dalam celah kosong ini merupakan pilihan terbaik bagi penyintas gempa bumi.

Baca Juga :  Bawa Pengaruh Islam Untuk Membentuk Karakter, Pramuka Unisma Tempa Siswa jadi Mandiri dan Taat Beragama

 

  1. Bertahan hidup Menghadapi Gempa Bumi di Luar Ruangan

Tetap berada di luar ruangan sampai guncangan berhenti, jangan sekali-kali mencoba aksi heroik seperti menyelamatkan seseorang atau memasuki suatu bangunan. Tetap di laur dengan kemungkinan tertimpa bangunan yang runtuh semakin kecil, adalah pilihan terbaik. Bahaya terbesar terletak persis di luar bangunan, pintu keluar dan sepanjang sisi luar dinding bangunan. Jauhi bangunan, penerangan jalan dan kabel listrik, jika berada dalam kendaraan, berhenti sesegera mungkin dan tetaplah di dalam jauhi jembatan, atau tanjakan yang diduga mengalami kerusakan akibat gempa bumi. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *