Cuaca Tak Menentu dan Produksi Ikan Menurun, CORECT dan USAID Lakukan Ini

Infokampus.news, Malang – Cuaca tak menentu mengalibatkan ekosistem alam berubah, termasuk ekosistem laut dan sekitarnya. Akibatnya, banyak spesies ikan yang berkurang dan bahkan juga bermigrasi ke bagian laut lain.
Namun berkurangnya jumlah ikan ini diperkirakan juga karena faktor manusia yang melakukan over-fishing.
“Untuk itu kami diskusikan hal ini dalam Seminar CORECT “Impacts of Anthropogenic Climate Change on Fisheries and Marine Ecosystems hari ini (29/9) Kami cari tahu disini dan diskusikan solusinya,” Tukas Dhira Khurniawan, Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Brawijaya.
Memang dalam kasus climate change atau perubahan iklim masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa jika ada penurunan jumlah ikan tangkapan yang ekstrim, termasuk jika terjadi bencana alam seperti tsunami di Palu. Namun jika hal ini disebabkan over-fishing, maka masyarakat harus diberikan edukasi khusus.
Seperti yang dilakukan USAID pada masyarakat sekitar pantai di Maluku beberapa waktu lalu.
“Kita sudah berikan edukasi pada masyarakat, seperti kami pernah lakukan di Maluku. Disana kami beri mereka edukasi teknis, seperti fishery practice, navigation training dan banyak hal lainnya.” tukas M. Fadli tim USAID
Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan penguatan komunitas yang ada di sekitar wilayah tersebut. “Kita saling sharing kita belajar local wisdom mereka dan kita juga memberikan edukasi di klmunitas tersebut. Karena kalau hanya perorangan ya tidak bisa, harus ada peran komunitas sekitar yang berperan dalam hal ini.” Tutupnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Cegah Pernikahan DIni
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Cegah Pernikahan dini dan Kekerasan pada Anak

Infokampus.news – Kelompok 3 KKN Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta mengadakan sosialisasi mengenai undang-undang (UU) perkawinan dan undang-undangn (UU) perlindungan

Close