Inovatif!, Deodoran Limbah Alumunium UB Raih Penghargaan Internasional

Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) berhasil meraih penghargaan pada ajang 2nd International Art Creativity & Engineering Exhibition (2nd I+ACEH) yang diselenggarakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) di Banda Aceh, 20-21 Juli 2016 berkat produk inovatif yang mereka ciptakan.

Pada kegiatan yang telah diakui oleh World Invention Intellectual Property Associations (WIPA) tersebut, tim dari Teknik Kimia UB memamerkan ALCANDEON (Alumunium Cans Antiperspirant Deodorant), deodoran yang terbuat dari limbah alumunium dan dapat berfungsi sebagai penghilang bau badan.

Tim ALCANDEON terdiri dari Surya Diki Andrianto, Rachdian Rizqi Abadi, Septia Astuti, dan dibimbing oleh dosen Ir. Bambang Ismuyanto, MS. Pada kompetisi ini mereka meraih penghargaan di bidang Environment berupa Gold Medal dan Special Award dari Association Innovation Award (AIA) Korea Selatan.

Baca Juga:

Ajang ini diikuti 60 peserta baik dari siswa tingkat SMA/SMK dan mahasiswa dari lintas negara seperti Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Kamboja, dan Korea Selatan.

Berdasarkan keterangan ketua tim, Surya Diki, karya ini terinspirasi dari sulitnya limbah alumunium terdegradasi dari lingkungan. Di lain sisi, alumunium merupakan salah satu unsur penyusun tawas, bahan dasar deodoran.

Proses pembuatan produk yang telah dikembangkan selama dua bulan di Laboratorium Sains Teknik Kimia UB tersebut dengan cara mengekstrak limbah alumunium dengan Kalium Hidroksida (KOH) kemudian direaksikan dengan Asam Sulfat (H2SO4). Nantinya reaksi ini akan menghasilkan Kalium Aluminium Sulfat atau tawas.

“Kelebihannya produk ini tidak mengandung unsur klorin (CI) yang dapat menyebabkan iritasi kulit,” tambah mahasiswa semester 5 tersebut.

Surya Diki melanjutkan, alumunium juga berfungsi untuk mengecilkan pori-pori kulit sehingga tidak mengeluarkan keringat (antiperspirant). Dari hasil uji coba produk juga didapatkan hasil derajat keasaman pada kulit (PH) mencapai 3,9 atau sesuai dengan kondisi kulit manusia. Biaya produksi ALCANDEON di kisaran Rp.10.000/biji. (FA)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yakin Sayuran Menyehatkan? Cek Dengan Alat Bikinan Mahasiswa UB Ini!

Masyarakat indonesia kini sedang gencar concern dengan kesehatan. Salah satu caranya yaitu dengan konsentasi pada sayuran menyehatkan

Close