Di Kandang Sendiri, UGM Juara International Geomapping Competition

Infokampus.news, Malang – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar International Geomapping Competition (IGC) 2016 dengan tema ‘Discover Beyond the Earth’, sebuah kompetisi internasional pemetaan geologi antar mahasiswa se-Asia Pasifik 1-7 Oktober 2016. Tahun ini IGC diikuti oleh 14 universitas dari 3 negara yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Setiap tim terdiri dari 3 orang perwakilan terbaik dari masing-masing universitas yang akan diuji kemampuannya dalam menganalisis dan memetakan daerah tertentu. Masing-masing tim diberikan wilayah yang berbeda untuk dipetakan, dengan basis lokasi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dalam kompetisi pemetaan terbesar se-Asia kali kelima tersebut, tim tuan rumah, UGM berhasil keluar sebagai pemenang pertama, disusul oleh tim dari ITB sebagai pemenang kedua, dan tim Trisakti sebagai pemenang ketiga.
Nur Qosim Ghozali salah satu peserta IGC tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berhasil meraih juara 2 pada ajang tersebut mengatakan bahwa kriteria penilaian meliputi hasil peta geologi dalam bentuk poster, naration, dan presentation.

“Lombanya memetakan suatu daerah di Indonesia, kami dikarantina selama 7 hari dan kedapatan di Kulonprogo, Yogyakarta,” jelas mahasiswa Teknik Geologi ITB ini.

Baca Juga :

Maskot IGC tahun ini adalah Elang Jawa, burung langka dan endemik di Pulau Jawa. Dilansir dari geoweek.ft.ugm.ac.id Elang Jawa dipilih sebagai maskot karena burung ini melambangkan ketegasan, kekuatan, dan ketepatan sehingga dapat diimplementasikan dalam geoscientist. Seorang geoscientist dalam bekerja harus memiliki ketegasan dalam menentukan arah dan tujuan eksplorasi, ulet dalam bekerja, serta ketepatan dalam interpretasi dan analisis data.
“Acaranya sangat bagus, ajang melatih skill seklaigus menjalin relasi dan mempererat part of geoweek,” pungkas Nur Qosim. (gpl)

Foto : Google

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seniman Batik Thailand ini Jatuh Cinta Pada Batik Pekalongan!

Batik, ternyata tidak hanya milik warga Indonesia saja lho! Namun batik ternyata juga dimiliki oleh berbagai negara tetangga kita seperti...

Close