Di Penghujung 2018 Konflik Agama Masih Panas, Mahasiswa Jangan Sampai Salah Langkah

Infokampus.news, Malang – Konflik agama di Indonesia saat ini memang masih panas meskipun tahun 2018 akan segera beranjak. Misalnya saja salah satu aliran keagamaan yang selama ini masih dipermasalahkan keberadaannya yakni Jemaat Ahmadiyah.
Beberapa undang undang dan ketetapan menteri juga sudah mengatur tentang keberadaan aliran agama ini. Namun beberapa aliran agama lain yang ada di Indonesia memberikan reaksi beragam. Ada yang mendiamkan, ada yang melakukan konsolidasi hingga konfrontasi.
Untuk itulah Dr. Catur Wahyudi M.A., Drs. Bambang Noorsetya M.Si., Drs. Titot Edy Suroso M.Si melakukan penelitian mendalam tentang aliran ini dan juga cara peredaman konflik paling efektif.
“Kalau dari MUI dan tap menteri sudah mengatur lebih ke membiarkan jangan ada konflik dll, ada juga peraturan di bawah-bawahnya yang lebih ke jangan ada aliran ini.” Terang Catur Wahyudi, dosen Universitas Merdeka Malang (Unmer Malang).
Padahal hanya satu saja yang menyebabkan aliran Ahmadiyah ini dianggap tidak sejalan dengan aliran agama lain yang ada di Indonesia. “Tapi seharusnya perbedaan ini tidak diperuncing kemana mana. Bahkan di Bandung saja saya melihat dan saya ikut kok sholat berjamaah NU, Muhammadiyah Ahmadiyah ini.” Tambahnya lagi.
Hal ini juga sejalan dengan pendapat salah satu narasumber yang berasal dari ormas Muhammadiyah, Kh. Saiful Abdullah, yang menyebut perbedaan sebenarnya tidak memiliki banyak pengaruh bagi kehidupan manusia. Ibarat jika perbedaan itu diletakkan di depan manusia semuanya, perbedaan itu juga tidak bisa diapa-apakan bahkan jika dibakar.
“Kalau sudah kumpul Syiah, sunni dan lainnya saya bilang kalau berbeda lalu mau apa? Apa mau dibakar perbedaan itu?” Tegasnya.
Keduanya menilai memang dengan adanya perbedaan seharusnya manusia tidak fokus untuk memperuncing perbedaan namun menemukan titik temu keduanya. “Ibarat gong, kalau musik Jawa kan saling bersautan tapi ketika gong dipukul langsung semua selaras lagi, jadi satu lagi nah kita harus jadi gong itu.” Tukas Catur. (Pus)

ADV-728_x_90

Baca Juga :  H-1 Seleksi Mandiri Dimulai, UM Tembus 13.867 Pendaftar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *