Digiponic Gandeng STIKI Malang Launching ‘HALOKES’ untuk Pendidikan Indonesia

INFOKAMPUS.NEWSSTIKI Malang  memiliki visi dan misi untuk terus berevolusi dan terus berkembang menjadi lebih baik. Hal ini diwujudkan  salahsatunya dengan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak dimana kali ini STIKI Malang bersinergi dengan Digiponic untuk membuat aplikasi  “Halokes”yang dapat dimanfaatkan oleh dunia pendidikan terutama di Indonesia.

STIKI Malang dan Digiponic Ciptakan Aplikasi Halokes

Melihat fenomena permasalahan pendidikan dewasa ini, ,  STIKI Malang berupaya memberikan kontribusi bagi pendidikan di Indonesia. Termasuk pula bagi pendidikan di Indonesia yang akhir-akhir ini diterpa berita kurang menyenangkan. Mulai dari kasus bullying yang berakibat amputasi jari siswa Sekolah Menengah di Malang, sistem pendidikan yang masih ketinggalan , banyaknya siswa yang bolos sekolah demi bermain game online di warnet, dan masih banyak lagi.

Hal ini membuat STIKI Malang dan Digiponic bersinergi untuk mengatasi permasalahan siswa saat ini.

Deni D.H  Selaku CEO Digiponic bersama dosen STIKI Malang, Bagus Kristomoyo Kristanto, S.Kom., M.MT   membuat aplikasi bernama “Halokes”.  Aplikasi ini merupakan sebuah platform online yang bisa menghubungkan antara Sekolah, Guru, Murid dan juga Orang Tua siswa sekaligus.

Baca Juga :  Pendaftaran Jalur Mandiri Unesa SPMB Reguler 2022 Masih Dibuka, Bisa Tes dari Rumah

Semua kegiatan pembelajaran yang diterima dan juga dihadiri siswa bisa diakses dan juga dipantau oleh orang tua siswa. Mulai dari absensi, kurikulum, tugas hingga kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti siswa bisa dipantau melalui aplikasi ini.

“Jadi tidak ada lagi ceritanya anak bolos sekolah ke warnet tapi ngakunya sekolah, atau kecurangan siswa lainnya yang tidak terpantau orang tua dan guru dengan adanya aplikasi ini.” papar Bagus Kristomoyo Kristanto, S.Kom., M.MT, CTO Halokes yang juga dosen STIKI Malang ini.

Selain itu aplikasi ini juga memudahkan siswa untuk belajar di mana saja tanpa harus membawa buku materi ajar yang berkilo-kilo beratnya.

Tak hanya dalam pembuatan aplikasi, STIKI Malang dan Digiponic juga bekerjasama dalam berbagai program pengembangan lain seperti magang.

Pihak STIKI Malang maupun Digiponic percaya dengan program magang kerja, kemampuan mahasiswa untuk memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar akan lebih baik karena sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Kedepannya kedua belah pihak terus mengupayakan untuk bersinergi memberikan kontribusi di berbagai bidang khususnya di dunia pendidikan di Indonesia. (Hum/Rfl)

Leave a Reply

Your email address will not be published.