Dies Natalis ke-37 UNISMA Malang hadirkan Cak Nun dan Kiai Kanjeng

Infokampus.news, Malang – Dalam rangka kegiatan Dies Natalis ke-37 Universitas Islam Malang (UNISMA) pada hari Sabtu (02/06) lalu menghadirkan Cak Nun dan Kiai Kanjeng untuk sinau bareng di Lapangan parkir belakang UNISMA.

Sinau bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng dimulai pukul 19.30 WIB hingga dini hari. Menurut pantauan tim InfoKampus yang berada di lapangan, lapangan belakang Unisma dipenuhi sejak sore hari oleh Jamaah Maiyah (Sekumpulan orang yang menjadikan Cak Nun sebagai panutan),  yang berebut duduk di area depan panggung agar bisa dekat dengan Cak Nun.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu Jamaah Maiyah Pratama Ibrahim asal Dampit Kabupaten Malang, “ Saya pulang kerja langsung berangkat ke sini (Unisma), tadi dari Dampit jam 16.00 WIB, sekalian cari buka di dekat-dekat sini langsung menuju panggung, mumpung belum banyak orang, saya cari posisi yang  bisa melihat Mbah Nun dari dekat.”

Kegiatan acara yang diselenggarakan tidak hanya untuk mahasiswa Unisma saja, melainkan masyarakat yang datang dari berbagai daerah dan lintas universitas, Jamaah Maiyah yang hadir pun ada laki-laki, perempuan, tua, muda, tidak memandang profesi, agama, suku dan ras,  semua berkumpul dalam satu wadah malam itu untuk membahas tema “Urip Rahmatan Lil Alamin”.

Dilansir melalui CakNun.com, Fahmi Agustian menuturkan letak keunikan Maiyah ini salah satunya adalah terjaganya semangat kesadaran bersama bahwa semua orang yang hadir berhak untuk berbicara. Semua yang hadir berhak untuk mengemukakan kebenaran menurut versinya masing-masing dan tidak ada paksaan untuk menyetujui atas pendapat yang dikemukakan, semua orang memiliki kebebasan yang sama untuk menentukan setuju atau tidak setuju.

Melihat antusiasme masyarakat terhadap kegiatan acara Dies Natalis ke-37 Unisma yang menghadirkan Cak Nun dan Kiai Kanjeng, membuat Rektor Universitas Negeri Malang Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si terkesima dan angkat bicara, beliau menuturkan “Saya ingin tahu apa resepnya Cak Nun bisa mendatangkan masyarakat yang ada dengan segala umur dari jam 22.00 hingga dini hari saya lihat tidak beranjak dari tempat duduknya, kalau seperti ini tolong dicatat ya, saya akan adakan kegiatan ini  dengan memanggil Cak Nun tiap tahun di Universitas Islam Malang,” tuturnya disambut tepuk tangan meriah dari Jamaah Maiyah. (jul)

Leave a Reply

Your email address will not be published.