Dosen STIKI Gelar Workshop Fotografi Long Exposure Menggunakan Android

Infokampus.news, Malang – STIKI Malang mengadakan workshop (lokakarya) fotografi. Seminar ini membahas tentang fotografi long exposure dengan Andriod. Pembicara yang dihadirkan yakni Fariza Wahyu Arizal, M.Sn, dosen pengampu mata kuliah fotografi, Jumat (31/3/2017) lalu.

Lokakarya dimaksudkan untuk memperkenalkan cara eksplorasi fotografi dalam kondisi ‘minim’ cahaya dengan menggunakan media telepon pintar. Bagi orang kebanyakan, mereka lebih senang memotret pada siang hari di mana cahaya berlimpah dibandingkan pada malam hari.

Apalagi bagi mereka yang tidak memiliki kamera profesional SLR/DSLR, mengambil gambar pada malam hari adalah “big no”.

Lewat pelatihan ini, mahasiswa termotivasi untuk bekreasi seni dengan menggunakan cahaya minim, seperti senter ataupun cahaya ponsel.

Pada prinsipnya long exposure diartikan sebagai paparan cahaya yang panjang (lama). Biasanya digunakan untuk memotret ditempat yang gelap. Sehingga, lokakarya kali ini dilaksanakan di dalam sporthall yang dikondisikan menjadi ruang minim cahaya. Cahaya yang masuk diminimalkan untuk mendekati suasana pada malam hari.

Dalam lokakarya, Fariza menggunakan aplikasi kamera yang memiliki fitur mirip DSLR, yakni Camera FV-5. Aplikasi kamera yang diproduksi oleh Flavio Gonzalez App-Entwicklung, Jerman ini tidak memerlukan persyaratan minimal. Semakin tinggi sistem operasi Android, semakin lengkap fitur yang dapat digunakan.

Long exposure dapat dibentuk dengan mengutak-atik kecepatan shutter, pengaturan ISO,dan bukaan diafragma. Semakin lambat kecepatan shutter, semakin lama pula penutup rana terbuka sehingga cahaya yang masuk semakin banyak.

Semakin besar nilai ISO, semakin terang gambar yang dihasilkan. Bukaan diafragma yang semakin lebar, semakin membuat cahaya yang masuk semakin banyak.

Pelatihan fotografi kali ini adalah mencoba memotret lingkaran bara. Untuk mencapai hasil yang inginkan, ISO diatur pada nilai terkecil dan kecepatan shutter diperlambat. Seperti ditunjukan pada gambar, kecepatan shutter diatur ke 8” sedangkan ISO pada nilai 100.

“Teknik long exposure telah lama berkembang menjadi seni, terutama bagi pencinta astrografi,” papar pengidola Don Hasman ini.

“Banyak orang minder karena tidak punya alat ini-itu, padahal sebenarnya apapun keterbatasan kita, asalkan kita mau pasti ada saja cara untuk kita belajar. Bajyak media yang dapat membantu,” tambahnya.

Melihat para peserta yang antusias, Fariza mengungkapkan bahwa dia lebih suka mengajar sesuai yang ekploratif dan langsung praktik. Baginya mahasiswa jadi lebih cepat mengerti bila langsung dipraktikan. Harapannya, mahasiswanya dapat terus mengeksplorasi diri dan terus belajar dalam menghasilkan karya. Lebih kreatif lagi menemukan hal yang baru.

“Tidak ada yang lebih pintar, adanya yang tahu lebih dulu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Owner Erigo Bagi Tips Menarik Untuk Mahasiswa Entrepeneur Di Gelaran Gebyar Akuntansi 2017

Infokampus.news, Malang -Owner Erigo Store, Muhammad Sadad sampaikan tips menarik dalam kegiatan Talkshow Gebyar Akuntansi 2017.

Close