Dosen UMM HAsilkan Beras Analog untuk Balita

Infokampus.news – Tingginya jumlah penderita gizi buruk dan kurang gizi pada balita terus meningkat. Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Data dan Informasi (PDI) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2015, sebanyak 25% bayi hingga balita di Indonesia mengalami stunting dan gangguan kesehatan lainnya akibat rendahnya kualitas gizi.

Selain itu, PDI juga menunjukkan angka 30% balita di Indonesia mengalami Kurang Kalori Protein (KKP). “Balita itu punya beberapa permasalahan pada masa pertumbuhan, salah satunya tentang KKP,” tutur Elfi Anis Saati  Dosen Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) saat diwawancarai, Kamis (22/11) terkait peluncuran produk terbarunya.
Berangkat dari persoalan tersebut, Elfi berinovasi dengan beras analog tinggi protein. Ia berekspreimen dengan beras analog yang terbuat dari tepung tapioka, tepung kedelai, dan bayam hijau dan merah.  Diterangkan Elfi, beras analog yang ia buat kaya akan protein yang dihasilkan dari kacang-kacangan. Ia memilih kacang kedelai yang mudah dijumpai di sekitar.
“Beras analog ini mengandung tepung kedelai yang  tinggi protein. Itu yang membuat beras ini tidak hanya mengandung karbohidrat,” papar Elfi. Menurut dosen yang aktif melakukan riset pada lingkup pigmen ini, beras analog yang diberi label Elviza ini memiliki keunggulan lain yaitu tingkat antioksidan yang tinggi.
Antioksidan, dijelaskan Elfi, merupakan senyawa yang dapat meningkatkan sistem imun dalam tubuh manusia. Hal tersebut sangat bermanfaat bagi balita pada masa pertumbuhan. “Pigmen pada penelitian ini terbukti memiliki tingkat antioksidan yang sangat tinggi,” imbuhnya.
Sementara itu, pada beras analog, Elfi memilih pigmen yang terkandung pada sayuran. Sayuran dipilih karena banyak balita yang cenderung kurang mengkonsumsi sayuran. Tak hanya itu, Elfi mengaku bahwa beras analog ini tak hanya mengandung karbohidrat dan protein, namun juga kandungan sehat lain yang ada pada sayur. “Saya memilih bayam sebagai tambahan komposisi untuk memanfaatkan pigmen yang ada pada bayam itu sendiri,” jelasnya.
Tak hanya berinovasi pada beras analog, sebelumnya Elfi juga telah bereksperimen dengan minuman antioksidan yang memanfaatkan pigmen dari bunga mawar. Antosianin dari bunga mawar diketahui dapat mencegah penyakit ginjal dan juga hati. Hasil penelitian itu sudah dipublikasikan pada jurnal Internasional dan telah dipatenkan.
Bermaksud untuk menyediakan pangan yang sehat bagi masyarakat dan mengurangi penggunaan pewarna non-pangan berbahaya, seperti Rhodamin B, Amaranth, dan Pauncou, Elfi melakukan hilirisasi produk minuman antioksidan, juga dengan nama merk Elviza.
Selain Elviza, Elfi juga tengah mengembangkan produk pewarna alaminya dengan ragam warna yang diisolasi dari bahan alam Indonesia.  “Produk pewarna alami saya tengah dikembangkan untuk memenuhi permintaan pengusaha batik ekspor asal Medan yang memiliki usaha batik di Malang,” Elfi menambahkan.
Dikatakan Elfi, saat ini pigmen dari bahan alam di Indonesia memiliki potensi yang tinggi untuk dimanfaatkan sebagai produk pada pangan, kosmetik, obat herbal, kerajinan, batik, bahkan menjadi sumber listrik.

Berita Terkait

  • Infokampus.news - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berupaya memperbanyak mitra industri  sebagai wadah pengayaan wawasan dan keterampilan dalam mempersiapkan mahasiswa masuk ke dunia kerja. Salah satunya melalui kerjasama UMM dengan 142 perusahaan di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program magang bersertifikat atau Certified Internship Program. Program ini sejalan dengan apa yang disampaikan Menteri BUMN Rini M. Soemarno bahwa BUMN punya andil besar dalam pengembangan sumber daya manusia…
  • Infokampus.news - Grup elang mahkota teknologi (EMTEK) yang di dalamnya antara lain stasiun televisi SCTV dan INDOSIAR, mengadakan acra Emtek Goes To Campus (EGTC) di TheaterDome Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan yang diselenggarakan selama kurang lebih tiga hari dari hari selasa hingga kamis pada tanggal 25 September 2018 hingga 27 September 2018 ini disambut sangat meriah. Tidak hanya oleh mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang saja yang ikut hadir, bahkan Universitas Negeri…
  • Infokampus.news – Center for Sustainability Research and Practice University of Lahore, Pakistas menawarkan konferensi pemuda dalam ajang 2nd International Youth Summit Lahore 2018 yang diadakan di University of Lahore, Pakistan. Konferensi ini bertujuan untuk menyoroti proses yang dinamis dan berprinsip dalam mempromosikan nilai-nilai, hubungan dan institusi yang memungkinkan pemuda untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan politik atas dasar persamaan hak dan martabat. Konferensi dimulai dari tanggal 26 November…

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Lulus kuliah tepat waktu
Yuk Intip Trik Ampuh Lulus Kuliah Tepat Waktu

Infokampus.news - Tidak ada yang tidak mungkin, setiap mahasiswa pastinya bisa lulus kuliah tepat pada waktunya. Hal ini tentu harus

Close